TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka menyambut jemaah salat Iduladha di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Minggu (10/7), Pemprov DKI Jakarta akan lakukan pengaturan lalu lintas dan menyiapkan armada transportasi publik. Hal ini dilakukan untuk kemudahan dan kenyamanan mobilitas masyarakat menuju dan dari JIS. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rute kedatangan/kepulangan di JIS, serta mengatur sirkulasi kendaraan yang masuk/keluar dan drop off transportasi publik. 

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan bingung, kami sudah menyiapkan petugas untuk pengaturan parkir dan drop off, baik itu di dalam area stadion ataupun di luar stadion. Kami imbau jika parkir di lokasi penuh, maka ikuti petunjuk petugas di lapangan demi kelancaran arus lalin dan kenyamanan bersama. Dimohon juga untuk tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat untuk kelancaran perjalanan bersama,” ujar Syafrin, Jumat (8/7). 

Ada 8 kantong parkir yang dapat digunakan di dalam area JIS dan sekitar JIS, yakni dalam stadion, parkir timur 1 JIS, parkir timur 2 JIS, parkir sepeda ramp timur, ITF, Taman BMW, Rukan Nusantara, dan parkir Sepeda Motor Ramp Barat. Di lokasi parkir ini, tidak disediakan shuttle bus menuju JIS dan sebaliknya (PP) karena jarak ke lokasi salat cukup dekat. 

Selanjutnya, ada 5 kantong parkir di sekitar JIS yang akan dilayani oleh shuttle bus sekolah, yaitu di RSPI Soeroso, Universitas 17 Agustus 45, Graha YKI, D’Arcici Hotel dan Ruko Sunter Nirwana.

Selain itu, disiapkan lokasi parkir yang bersifat opsional (tambahan) yang akan dilayani oleh shuttle bus Transjakarta, yakni di Ancol Karnaval dan C3 (belakang rusun Bandar Kemayoran). Shuttle bus akan beroperasi mulai pukul 04.30 – 10.00 WIB. Penjemputan kepulangan jemaah dengan shuttle bus dilakukan melalui Zona Selatan JIS (Pintu 5).

“Diharapkan masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan agar bisa sampai di lokasi tepat waktu. Syarat yang sama juga berlaku setelah acara selesai untuk kepulangan kembali ke lokasi-lokasi parkir,” terang Syafrin.

Namun, lokasi-lokasi parkir tersebut memiliki daya tampung kendaraan yang terbatas. Untuk itu, Pemprov DKI mengimbau kepada masyarakat yang ingin ikut salat Iduladha di JIS dapat menggunakan transportasi umum.

Untuk melayani jemaah salat Ied, Transjakarta mengoperasikan armada bus layanan reguler menuju JIS dari lokasi keberangkatan sejak pukul 05.00 WIB beriku ini :
1. Transjakarta JIS 014 (Senen – JIS)
2. Transjakarta JIS 003 (Harmoni – JIS)
3. Non BRT 10K (Tanjung Priok – Senen via Taman BMW)
4. JAK 77 (Tanjung Priok – Jembatan Hitam)

Selain itu, Dishub DKI Jakarta juga akan menerapkan pembatasan lalu lintas umum menuju JIS pada pukul 04.30 – 10.00 WIB, Minggu (10/7). Kendaraan yang boleh melintas adalah angkutan umum, jemaah salat Ied dan warga yang tinggal di sekitar area JIS.

Penutupan akan ada di 3 titik lokasi, yaitu:
a. Simpang perlintasan bidang kereta api (KA) di Jl. Sunter Permai Raya – Jl. RE.Martadinata
b. Simpang Jl. Sunter Permai Raya – Jl. Bisma Raya
c. Simpang Jl. Danau Sunter Barat – Jl. Danau Sunter Utara

Pemprov DKI mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan sekitar JIS untuk dapat menghindari kawasan sekitar JIS pada saat pembatasan berlangsung. Namun, bagi masyarakat yang harus menjalankan aktivitasnya di sekitar JIS untuk dapat memilih jalan alternatif lain.

Perkembangan informasi terkait pelaksanaan salat Iduladha di JIS dapat dipantau melalui kanal media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta, seperti @dkijakarta, serta @jakinstadium.(*) 


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.