Laporan wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan menjalani pertandingan kontra pasangan China Taipei, Lu Ching Yao/Yang Po Han di Perempatfinal Malaysia Masters 2022.

Satu tiket perempatfinal tersebut diidapatkan Hendra/Ahsan saat melibas wakil dari China Ren Xiang Yu/Tan Qiang.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Tribunnews.com/Alfarizy AF)

Lewat pertarungan tiga gim selama 49 menit, pasangan berjuluk The Daddies itu mengandaskan wakil Negeri Tirai Bambu tersebut dengan skor 21-14, 18-21, 21-15, Kamis (7/7/2022).

“Besok kansnya tetap 50-50. Kami harus siap dan awal dan fokus. Hari ini, kami bisa beristirahat, makan enak, tidur, dan minum vitamin untuk menghadapi pertandingan besok,” ujar Ahsan kepada Tim Humas dan Media PBSI.

Pada pertandingan hari ini, Hendra/Ahsan mengaku sempat kesulitan meladeni Ren Xiang Yu/Tan Qiang.

“Puji syukur alhamdulillah bisa menang. Pertandingan tadi sebenarnya tidak gampang dan lawan juga memberikan perlawanan ketat. Untung kami bermain lebih fokus lagi di gim ketiga dan bisa menang akhirnya,” aku Ahsan kepada Tim Humas dan Media PBSI.

Menurut Ahsan, di gim pertama dalam posisi menang angin, andalan Merah-Putih ini bisa menerapkan strategi dengan menyerang lebih baik. Strategi menekan dan terus menyerang itu bisa menembus pertahanan lawan. Hendra/Ahsan pun menang 21-14.

Memasuki gim kedua, Hendra/Ahsan juga sudah bermain solid. Meski berada di bidang lapangan dengan posisi kalah angin, unggulan ketiga ini tetap bisa terus memimpin perolehan angka hingga 15-9. Namun, setelah itu, lawan malah bermain lebih lepas dan bisa berbalik menyerang, hingga akhirnya andalan Merah-Putih ini tersusul dan kalah dengan 18-21.

“Di gim kedua, saat kami memimpin, lawan malah bisa bangkit dan menemukan bentuk permainan terbaik. Mereka bisa bermain lepas dan menyerang. Setelah ketinggalan, mereka malah bisa menekan dan bermain lebih nekad. Kita yang malah tertekan terus dan kalah,” sebut Ahsan lagi.

Di gim ketiga, saat berada di lapangan dengan menang angin, Hendra/Ahsan tidak ingin sampai kecolongan. Dari awal gim pamungkas, mereka terus menekan dan menyerang. 

Efektif, strategi tersebut membuat lawan tidak bisa bangkit dan berkembang seperti gim kedua. Akhirnya, andalan Indonesia ini pun menang 21-15 dan melaju ke perempatfinal ajang BWF World Tour Super 500 ini.

“Karena tidak mau kalah, di gim ketiga kita tetap langsung menyerang dan menekan. Tidak memberi kesempatan mereka bangkit dan berkembang,” tujar Ahsan. (Alfarizy AF/M39)


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.