Laporan wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kembali menunjukkan hasil positif pada ajang bulutangkis Malaysia Masters 2022. 

Kali ini, ganda putri asal Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva menjadi korban strategi dari peraih juara Malaysia Open 2022 itu, Kamis (7/7/2022).

Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika berlaga di Malaysia Masters 2022.
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ketika berlaga di Malaysia Masters 2022. (Website pbsi.id)

Bicara soal strategi bermain, Apriyani/Fadia mengatakan hanya menerapkan pola permainan tidak bermain lob. Strategi dan taktik ini hanya untuk membatasi agar lawan yang memiliki power besar ini tidak menekan. 

“Lawan tidak mudah dikalahkan. Mereka memiliki serangan yang kuat. Puji syukur alhamdulillah kami bisa melewati dengan kemenangan,” kata Fadia kepada Tim Humas dan Media PBSI. 

“Dengan pola seperti itu, lawan tidak bisa menyerang dan menekan kami terus. Mereka akhirnya juga tidak berkembang permainannya. Apalagi, kami pun bisa menyerang balik ketika ada kesempatan,” ujar Fadia. 

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Apriyani/Fadia bermain apik sejak mengawali pertandingan. Mereka terus mengontrol jalannya laga dan memegang tempo permainan atas Stoeva bersaudara.

JUARA MALAYSIA OPEN 2022- Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti atau biasa disapa Apri/Fadia menjadi juara Malaya Open 2022. Keduanya belum puas dengan gelar tersebut.
JUARA MALAYSIA OPEN 2022- Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti atau biasa disapa Apri/Fadia menjadi juara Malaya Open 2022. Keduanya belum puas dengan gelar tersebut. (FOTO: Dokumentasi PBSI)

Apriyani/Fadia pun merebut kemenangan atas wakil dari Bulgaria itu dengan skor 21-18, 21-17 dalam durasi 33 menit.  

Dituturkan Fadia, kemenangan atas Steova bersaudara ini menambah jumlah pasangan di Top 10 dunia yang bisa mereka kalahkan. 

“Yang pasti dengan kemenangan atas Steova bersaudara itu menambah motivasi saya untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya. Itu hanya kemenangan dan kami tidak boleh cepat puas, sebelum bisa juara,” aku Fadia.

Akhirnya, tinggal dua pasangan dunia yang belum dikalahkan Apri/Fadia. Mereka adalah, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) dan Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan). 

Di perempatfinal, Apri/Fadia bakal ditantang Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Pasangan tuan rumah ini di babak kedua sukses menekuk unggulan keempat asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan 21-14, 21-19. 

“Besok harus lebih siap dan fokus satu demi satu angka dulu. Apalagi, seperti kami, pola permainan lawan juga mengandalkan kecepatan. Meski lawan pasti akan didukung penonton, saya akan fokus ke permainan saja,” tutur Fadia. (Alfarizy AF/M39)


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.