Sabtu, 9 Juli 2022 – 22:43 WIB

VIVA – Sebanyak 450 personil kepolisian disiagakan untuk pengamanan Idul Adha di wilayah Jakarta Pusat, Minggu 10 Juli 2022. Mereka bakal disebar pada beberapa titik, terlebih di Masjid Istiqlal.

“Kami akan menurunkan sebanyak 450 personel yang akan kami gelar khususnya di Masjid Istiqlal pada hari Minggu,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Komarudin kepada wartawan, Sabtu 9 Juli 2022.

Kurang lebih 300 personel dari Polda Metro Jaya akan ikut membantu mengamankan Idul Adha. Dia mengaku pihaknya juga sudah mendirikan posko pengamanan. 

Baca juga: Diduga Catut Dana Korban Lion Air, Polri: ACT Tak Libatkan Ahli Waris

Komarudin menambahkan, pelaksanaan salat Idul Adha bukan cuma berlangsung di masjid, tapi juga di lapangan terbuka. Dia menegskan telah siap memberikan pengamanan Idul Adha.

“Kami sudah mendirikan posko pengamanan di sana. Kemudian dari Polda juga akan diterjunkan sebanyak 2 kompi atau 3 kompi personel itu di kisaran sekitaran 300 personel akan membantu Polres Jakarta Pusat untuk melaksanakan kegiatan pengamanan,” ujar dia.

Dirinya menambahkan, bukan cuma pengamanan salat Idul Adha, pihaknya pun bakal melakukan pengamanan prosesi penyembelihan hewan kurban. Polisi minta warga tak berkerumun pada saat pembagian daging.

“Kemudian selanjutnya juga ada pengamanan untuk prosesi penyembelihan hewan kurban yang terpantau sementara ini ada di beberapa titik, termasuk pendistribusian daging kurban yang mungkinkan nanti akan di kerumuni oleh masyarakat. Kami juga mengimbau kepada para panitia kurban untuk metode pendistribusian diatur sedemikian rupa agar diharapkan tidak terjadi kerumunan yang terlalu membludak,” kata dia lagi.

Presiden Jokowi Meninjau Perkembangan Renovasi Masjid Istiqlal

Presiden Jokowi Meninjau Perkembangan Renovasi Masjid Istiqlal

Photo :

  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sebelumnya diberitakan, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama (Kemenag), Prof Thomas Djamaluddin mengatakan posisi hilal awal bulan Zulhijah 1443 Hijriah di wilayah Indonesia pada Rabu petang, 29 Juni 2022, kurang dari 3 derajat dan elongasinya kurang dari 6,4 derajat.

Kondisi hilal seperti ini dinilai tidak memenuhi kriteria masuknya bulan Zulhijah, sebagaimana kriteria MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura) bahwa imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Dengan demikian, awal Zulhijah 1443 Hijriah diprediksi jatuh lusa, Jumat, 1 Juli 2022. Kemudian untuk Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah di Indonesia diprediksi akan jatuh pada 10 Juli 2022.

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.