Malang: Tim Basarnas Surabaya mulai mencari seorang pelari maraton, Yurbianto Basri, 46, yang hilang di Gunung Arjuno, pada Minggu, 3 Juli 2022. Sebelum menghilang, korban dilaporkan sempat mengirim sinyal SOS (save our soul atau selamatkan jiwa kami) kepada panitia lomba maraton. 
 
Ketua Regu Basarnas Surabaya, Andrias, menyebut lokasi sinyal pertanda meminta pertolongan itu diduga dikirim oleh korban berada di kawasan Alas Lalijiwo atau pos 4 jalur pendakian menuju Gunung Arjuno.
 
“Korban diduga sempat mengirim sinyal SOS, posisinya ada di atas. Kita akan fokus pencarian di sana,” ujar Andrias di posko pencarian jalur pendakian via Lawang, Kabupaten Malang, Selasa, 5 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Andrias menyebut titik koordinat tempat sinyal SOS dikirim. Lokasinya cukup jauh dari pos Wonorejo atau jalur pendakian Gunung Arjuno melalui Lawang, Kabupaten Malang.
 
“Kalau dari sini sangat jauh, nanti kita akan bergeser naik mendekati koordinat tersebut supaya lebih efisien dalam pencarian,” kata dia.
 
Dalam pencarian ini, tim SAR yang sudah berada di posko akan terbagi dalam tiga regu pencarian. Dua regu berangkat melalui jalur pendakian Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Sementara 1 regu lainnya menyusuri jalur pendakian Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
 
Keberadaan Pos 4 sendiri berdekatan dengan kawasan Alas Lalijiwo. Lokasi ini merupakan pos terakhir sebelum sampai ke puncak Gunung Arjuno. Cuaca ekstrem yang terjadi di jalur pendakian ini menjadi kendala utama proses pencarian korban.
 
Baca: 3 Tim Dikerahkan Cari Peserta Maraton yang Hilang di Gunung Arjuno
 
Belum dijelaskan alat apa yang digunakan korban untuk mengirim sinyal SOS. Sebab, telepon selular warga Jakarta Utara ini justru ditemukan di dalam kamar penginapan peserta lomba di kawasan Kaliandra, Prigen, Kabupaten Pasuruan.
 
Yurbianto merupakan salah satu peserta lomba lari lintas alam yang digelar oleh Malang Trail Runners (Mantra Runners), yakni Mantra Summits Challenge (MSC) 2022. Yurbianto tercatat sebagai peserta di kategori 116 kilometer dengan total elevasi 8.050 meter. (Wahyu Tiar/REN)
 

(UWA)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.