
RedaksiHarian – Karyawan spa khusus hewan, Petco di Maine, Amerika Serikat kedatangan pelanggan yang tak biasa.
Hal itu bermula saat seorang wanita membawa rakun liar ke tempat spa hewan tersebut untuk mendapat perawatan. Wanita itu meminta karyawan Petco untuk memotong kuku rakun yang dibawanya.
Kisah tersebut dibagikan oleh akun resmi Departemen Perikanan dan Margasatwa Maine di Facebook, dan langsung menjadi viral.
ADVERTISEMENT
Namun, para karyawan menolak untuk memberi perawatan pada rakun tersebut. Sebab dapat berpotensi menularkan rabies .
“Merupakan tindakan illegal bagi seseorang untuk memiliki satwa liar di Maine, dan Petco tidak memotong kuku rakun ,” kata agen satwa liar dalam sebuah unggahan di Facebook, dikutip pada Sabtu, 12 Agustus 2023.
Sementara wanita itu berbicara dengan karyawan Petco, beberapa pengunjung lainnya memegang rakun itu. Bahkan ada beberapa orang yang nekat menciumnya.
“Banyak orang yang berbeda memegang rakun itu dan beberapa bahkan menciumnya,” kata manajer Petco.
Dia pun meminta wanita dan rakun liar itu untuk angkat kaki dari toko. Setelah itu, dia menelepon pihak berwajib untuk mengetahui apakah rakun bisa menularkan rabies pada pelanggannya.
Namun setelah menjalani tes, air liur rakun liar itu dinyatakan negatif rabies , sehingga para pelanggan Petco yang sempat berinteraksi dengannya tak perlu berobat.
Rakun dikenal sebagai salah satu hewan pembawa rabies yang paling umum di Maine. Penularannya menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi, gigitan atau cakaran, luka di kulit, atau masuk ke mata, hidung, dan mulut.
Pihak berwenang sampai saat ini masih mencari wanita yang membawa rakun liar tersebut. (Aulia Yasmin Tuhfatul Ula)***