RedaksiHarian – Indonesia merupakan negara tropis yang hanya memiliki dua musim, panas dan hujan, namun, tidak jarang perusahaan fesyen besar memasukkan lini pakaian empatmusim di negara asalnya ke pasar Indonesia

FashiondirectorAjeng Dewi Swastiarisaat ditemui di Jakarta, Rabu, memberikan saran dan tips jika ingin memakai pakaian yang ditujukan untuk negara empatmusim, khususnya pakaian hangat untuk musim dingin, agar bisa dipakai dan masih cocok untuk negara Indonesia.

“Untukcuaca dingin yang di bawah 20 (derajat Celsius), aku menyarankan bahan kasmir (wol), puffer jacket yang tidak terlalu panas,” ucap Ajeng.

Dia juga mengatakan memakai pakaian hangat juga harus disesuaikan dengan tujuan dan situasi pemakaian. Ajeng tidak menyarankan untuk memakai trench coat atau jaket berbahan tebal untuk naik kendaraan umum.

Puffer jacket atau coat(mantel) bisa digunakan jika berencana untuk pergi ke negara yang memasuki musim dingin. Ajeng juga mengingatkan untuk memperhatikan lapisan baju yang akan dikenakan ketika memakai pakaian berbahan tebal khas musim dingin.

Pertimbangkan untuk mengombinasikan bahantebal dan tipis secara tepat agar tidak terlihat penuh dan bisa tetap memperlihatkan siluet badan dan baju yang dikenakan. Sesuaikan juga dengan outer(baju luaran) yang akan digunakan.

“Pikirkan juga komposisi tebal dan tipisnya, kalau mau layer(memakai pakaian berlapis) lihat juga siluetnya. Ada item yang nggak bisa di-layer karena sama-sama boxy (tebal) bagian dalamnya. Itu butuh sesuatu yang lebih tipis dibandingkan luarnya,” kata Ajeng.

Untuk memilih pakaian musim dingin, Ajeng juga menyarankan untuk melihat dan merasakan dulu bahan seperti apa yang digunakan dengan mengunjungi toko agar calon pembeli bisa merasakan dan mencoba pakaian yang masih dirasa cocok dipakai di Indonesia.