
RedaksiHarian – Tampang oknum prajurit TNI sekaligus Pengamanan Presiden (Paspampres), Riswandi Malik viral di media sosial.
Oknum Paspamres tersebut viral karena melakukan tindak penculikan, penganiayaan, dan pembunuhan seorang warga asal Aceh bernama Imam Masykur (25).
Wajah Riswandi Malik pun kini bertebaran di media sosial. Tak sedikit netizen ramai-ramai menghujatnya.
ADVERTISEMENT
“Beraninya keroyokan! Lawannya diiket pula, gak pantes pake baju itu,” kata netizen.
“Mau komentar tapi takut diculik,” kata netizen.
“Dajjal ini mah bukan manusia,” kata netizen.
anglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan oknum Paspampres yang menculik, menganiaya, dan membunuh Imam Masykur akan mendapatkan hukuman berat.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan Panglima TNI Yudo Margono prihatin atas kasus penyiksaan yang dialami Imam Masykur hingga korban meninggal.
Julius menyampaikan Panglima TNI Yudo Margono berjanji bakal mengawal pengusutan kasus ini. Dia menyebut, Yudo juga meminta agar pelaku dihukum berat atau maksimal dijatuhi hukuman mati.
“Penganiayaan oleh anggota Paspampres yang mengakibatkan korban meninggal, Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat maksimal hukuman mati, minimal hukuman seumur hidup,” kata Julius Widjojono kepada wartawan, Senin, 28 Agustus 2023.
Hingga kini, sebanyak tiga orang anggota TNI ditetapkan sebagai tersangka. Korban tewas bernama Imam Masykur (25). Ia diduga mengalami penculikan dan pengancaman sebelum akhirnya dianiaya hingga hilang nyawa. Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengonfirmasi penetapan tersangka tiga anggota TNI .
“Tersangkanya yang sudah diamankan tiga orang,” ujar dia, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News, Senin, 28 Agustus 2023.
Kendati semua tersangka yang diamankan merupakan anggota TNI , Irsyad menerangkan bahwa hanya yang tergabung dalam Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) hanya Praka RM, sebagaimana kabar viral di media sosial.
“ TNI semua ketiganya. Satu yang dari Paspampres yang lain bukan,” kata Irsyad.
“(Dua tersangka lain) Dari kesatuan Direktorat Topografi sama satuan Kodam Iskandar Muda,” ujarnya lagi.
Salah satu kerabat Imam Masykur (25) mengungkapkan kronologi penculikan pemuda asal Aceh itu oleh oknum prajurit TNI . Pria yang bekerja sebagai penjaga toko kosmetik di daerah Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, itu ternyata sempat akan dibantu warga pada saat penculikan.
Kerabat korban, Mukhsin Buchari mengungkapkan bagaimana sosok Imam Masykur . Menurutnya, pria yang berumur 25 tahun itu merupakan perantau dari Aceh ke Tangerang.
“Ketika kejadian, hari-H, diminta tebusan Rp50 juta, yaitu dijemput di tempat usahanya si Masykur,” ucapnya, Minggu 27 Agustus 2023.
“Mereka berdua dengan rekannya. Namun rekannya berhasil melarikan diri, dan Masykur dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Mukhsin Buchari menambahkan.
Dia mengungkapkan bahwa warga yang berada di lokasi penculikan sempat berniat untuk membantu. Namun, hal itu urung dilakukan tanpa disebutkan alasannya.
“Sebelumnya warga di situ sempat ingin membantu, namun karena ada suatu hal jadi tidak bisa,” kata Mukhsin Buchari.***