redaksiharian.com – Xiaomi akan meluncurkan smartphone terbarunya Redmi Note 12 series nanti malam. Sebelum peluncuran, spesifikasi smartphone Redmi 12 Note Series mulai bocor lewat berbagai poster yang disebar Xiaomi di media sosial.

Pertama adalah prosesor yang digunakan. Xiaomi dalam poster yang dirilis pekan ini memastikan bahwa Redmi Note 12 akan terdiri dari tiga varian yaitu Redmi Note 12, Redmi Note 12 Pro, dan Redmi Note 12 Pro Plus. Ketiga smartphone itu akan akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 1080 yang menawarkan daya baterai lebih efisien dan mampu memproses data dari sensor kamera 200 MP pada Redmi Note 12 Pro Plus.

Varian tertinggi Redmi Note 12 Pro Plus akan menggunakan kamera Samsung beresolusi 200 MP yang baru diluncurkan pekan lalu. Redmi Note 12 Pro Plus akan menjadi ponsel pertama yang menggunakan sensor kamera Isocell HPX 200 MP buatan Samsung tersebut.

Sementara Redmi 12 Pro akan menggunakan kamera Sony IMX 766 beresolusi 50 MP. Sensor kamera yang sama juga diduga akan terdapat pada varian reguler, Redmi Note 12. Selain itu, informasi lain adalah soal warna. Redmi Note 12 akan memiliki varian warna merah jambu, hitam dan biru.

Redmi Note 12 Pro akan mengusung panel Amoled dan charger yang mencapai 210W untuk varian Redmi Note 12 Pro Plus, lalu 120W untuk Note 12 Pro serta yang terkecil 67W pada Redmi Note 12.

Kamera 200MP Samsung

Samsung baru saja meluncurkan HPX ISOCELL dengan sensor 200MP baru, usai sebelumnya memperkenalkan ISOCELL HP3 200MP.

ISOCELL HPX memiliki ukuran piksel 0,56 mikron yang mampu mengurangi area modul kamera sebesar 20%, sehingga menghasilkan bodi smartphone lebih tipis dan kecil.

ISOCELL HPX menggunakan teknologi Samsung Advanced DTI (Deep Trench Isolation) yang tidak memisahkan setiap piksel secara terpisah dan meningkatkan sensitivitas untuk mengambil gambar yang jelas dan jelas seperti dikutip Gadgets360

Tak hanya itu, ISOCELL juga memiliki autofokus ultra-cepat dan ultra-presisi berkat solusi autofokus Super QPD. Sensor baru ini menggunakan teknologi Tetra pixel (16 piksel dalam satu). Perangkat ini mampu memberikan pengalaman yang membantu menangkap lebih banyak cahaya, yang sangat berguna dalam kondisi kurang cahaya.

HPX dapat otomatis beralih di antara tiga mode pencahayaan berbeda berdasarkan cahaya yang tersedia. Samsung mengatakan ukuran piksel dipertahankan pada 0,56 mikron (m) di lingkungan yang cukup terang, menghasilkan 200 juta piksel. Di sisi lain, piksel diubah menjadi 1,12 mikron (m) dalam lingkungan cahaya rendah, menghasilkan 50 juta piksel.

Selain itu, dalam lingkungan yang cahayanya rendah, 16 piksel digabungkan untuk menghasilkan sensor 2,24 mikron (m) 12,5 juta piksel. Menurut Samsung, performa dinamis ini akan memungkinkan ISOCELL HPX untuk menghasilkan gambar setajam mungkin, bahkan saat sumber cahaya terbatas.

Selain itu, sensor Samsung ISOCELL HPX mampu merekam video 8K pada 30 frame per detik. Ini sama-sama mendukung pemotretan HDR ganda yang mulus dalam mode 4K dan FHD.