
RedaksiHarian – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan dalam membangun sebuah destinasi wisata khususnya Manado , agar menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah , para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) juga harus memegang kunci untuk melakukan pengembangan di berbagai sektor.
“Dengan adanya Kelana Nusantara ini bisa mengenali sub sektor-sub sektor ekonomi kreatif (ekraf) yang mampu menopang kebangkitan ekonomi Indonesia, terutama pariwisata,” ujar Sandiaga Uno dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 Agustus 2023.
Sandiaga mengungkapkan, Kota Manado sudah mengikuti salah satu program unggulan di Kemenparekraf yaitu Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia pada 2017.
ADVERTISEMENT
Bahkan, lanjut Sandiaga, telah mengikuti kegiatan Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dengan subsektor musik sebagai subsektor ekraf unggulannya dan mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan pada tahun 2022.
“Terpilihnya musik, harapannya bisa mengembangkan subsektor-subsektor ekraf lainnya seperti seni pertunjukan, fesyen, dan lain sebagainya,” ucapnya.
Kendati demikian Sandiaga mengingatkan, untuk membangun destinasi wisata unggulan perlu adanya unsur Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas (3A). Atraksinya ini seperti perlunya event-event yang dapat menarik wisatawan. Amenitasnya yaitu akomodasi, restoration, kafe, hotel, dan lain sebagainya.
Sementara untuk aksesibilitas, Sandiaga menekankan kalau di sinilah peran pemerintah untuk melaksanakannya. Caranya seperti membuat penerbangan langsung ke Manado , yang masih dirasa kurang.
“Ini akan kita (Kemenparekraf) tingkatkan dengan berkolaborasi bersama Pak Gubernur dan seluruh jajaran. Kita ingin menambah penerbangan langsung ke Manado ,” tutur Sandiaga Uno .
Selanjutnya, tambah Sandiaga, untuk membangun pariwisata dan ekonomi kreatif, perlu konsep 3SI, yakni Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi.
“Saat ini kita fokus ke kualitas sebuah produk dan bagaimana inovasinya, agar nantinya bisa dikolaborasikan menjadi sebuah produk unggulan,” ujar Sandiaga menambahkan.
Menurutnya, upaya-upaya tersebut dinilai bisa menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas di sektor Parekraf. Untuk dia mengajak seluruh stakeholder, khususnya para pelaku di sektor parekraf untuk bekerjasama dan membangun sinergi, serta berbenah diri dengan meningkatkan kualitas skill dan jasa layanan/produk, serta memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
“Saya mengapresiasi pemerintah Kota Manado yang secara konsisten berupaya untuk mengembangkan sektor Parekraf. Oleh karena itu, kita perlu 3G (Gercep, gerak cepat, tidak menunda pekerjaan. Geber, gerak bersama, dan Gaspol, garap semua potensi online),” ucapnya.***