redaksiharian.com, Jakarta – Dua balapan awal musim Formula One yang dijadwalkan berlangsung di Bahrain dan Arab Saudi pada April mendatang dikabarkan berpotensi mengalami penundaan, bahkan pembatalan. Hal ini dipicu oleh situasi keamanan yang memanas akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Kabar mengenai kemungkinan perubahan jadwal tersebut pertama kali dilaporkan oleh kantor berita Reuters yang mengutip sejumlah sumber di lingkungan Formula One. Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak penyelenggara.
Laporan media Al Jazeera menyebutkan bahwa keputusan terkait penundaan dua seri balapan itu kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat. Sumber Reuters memperkirakan pengumuman resmi dapat dirilis paling lambat pada Senin (16/3).
Sementara itu, informasi dari penyiar olahraga Sky Sports yang memegang hak siar sebagian besar tim F1 menyebutkan bahwa keputusan terkait jadwal balapan mungkin akan diumumkan lebih cepat, yakni pada Minggu (15/3).
Kepala tim Audi di Formula One, Jonathan Wheatley, mengatakan pihak tim akan mengikuti arahan dari otoritas balap dunia. Menurutnya, keputusan yang diambil oleh FIA dan manajemen Formula One selalu mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa tidak ada tim yang ingin mengambil risiko jika situasi keamanan dianggap tidak kondusif bagi para pembalap maupun kru.
Apabila seri di Bahrain dan Arab Saudi hanya ditunda, bukan dibatalkan, bulan Oktober disebut-sebut sebagai waktu paling memungkinkan untuk menjadwalkan ulang balapan tersebut. Pada periode itu, kalender F1 2026 hanya memuat dua seri, yaitu di Singapura dan Amerika Serikat.
Berdasarkan jadwal sementara musim ini, seri Bahrain seharusnya berlangsung pada 12 April, sedangkan balapan di Arab Saudi dijadwalkan pada 19 April. Biasanya, seluruh logistik untuk penyelenggaraan balapan sudah harus dikirim sekitar 20 hari sebelum perlombaan digelar.
Namun, kondisi geopolitik yang belum stabil akibat konflik yang melibatkan Iran serta ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel membuat dua seri tersebut kini berada dalam status yang tidak pasti. Situasi keamanan kawasan menjadi faktor utama yang akan menentukan apakah balapan tetap berlangsung atau harus dijadwal ulang.