RedaksiHarian – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji di Gedung Negara Provinsi Banten di Serang.Berdasarkan keterangan yang diterima pada Jumat, Al mengatakan, dalam kesempatan tersebut, Kanasugi Kenji disuguhi makanan khas Banten, yakniRabeg, Sate Bandeng dan Sop Ikan.”Kami menerima kunjungan kerja Duta Besar Jepang untuk Indonesia sebagai hubungan bilateral Indonesia dengan Jepang selama 65 tahun ini,” ungkapnya.
Selanjutnya, Al menyampaikan dalam kunjungan Duta Besar Jepang ke Provinsi Banten tersebut agar terus menjaga hubungan bilateral, terlebih pemerintah daerah juga memiliki peran terkait untuk hal tersebut.”Beliau melakukan kunjungan kerja ke 10 Provinsi, dan salah satunya ke Provinsi Banten. Dan Pemerintah Daerah juga berperan dalam menjaga hubungan bilateral yang baik,” katanya.
Selain melakukan kunjungan kerja, kata Al, Kanasugi Kenji dalam waktu dekat berpindah tugas menjadi duta besar Jepang untuk China. Maka kunjungan tersebut juga bagian dari perpisahan.”Kita ucapkan selamat bertugas di tempat baru,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Al juga mengenalkan makanan tradisional khas Provinsi Banten, yakni rabeg, sate bandeng dan sop ikan kepada Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji.”Tadi kami suguhkan menu tradisional, ada rabeg, sate bandeng dan juga sop ikan. Beliau menikmati menu yang kami sajikan,” katanya.
Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji mengatakan, semenjak dirinya bertugas di Indonesia, dia kerap melakukan kunjungan resmi ke berbagai Provinsi di Indonesia yang penting bagi Jepang.”Untuk kali ini saya melakukan kunjungan resmi ke Provinsi Banten dan kami mendapatkan perhatian yang besar oleh Pj Gubernur. Dalam kunjungan resmi ini saya merasakan pentingnya Provinsi Banten bagi Jepang,” ujarnya.
Dikatakan, dalam kunjungan tersebut terdapat beberapa hal yang dibahas, di antaranya permohonan peran pemerintah daerah dalam menjaga kegiatan usaha dari perusahaan Jepang yang berada di Provinsi Banten.”Di Provinsi Banten ada sejumlah perusahaan Jepang dan lebih dari 600 warga Jepang yang tinggal di Provinsi Banten. Maka tadi saya menyampaikan permohonan dukungan pemerintah Provinsi dalam menjaga keamanan kegiatan bisnis dan warga Jepang di Provinsi Banten,” katanya.Sedangkan terkait dengan makanan tradisional khas Provinsi Banten yang disajikan, Kanasugi merasa senang dan menyukai makanan tradisional tersebut.”Enak sekali, tapi pedas,” ujarnya.