RedaksiHarian – Simak profil pembaka baki dan konduktor orkestra yang mencuri perhatian saat Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2023 lalu. Upacara itu digelar di Istana Negara Jakarta.Pembawa baki itu ternyata bernama Lilly Indiani Suparman Wenda , ia adalah siswi perwakilan Provinsi Papua Pegunungan untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2023. Ia berasal dari provinsi yang baru dimekarkan tahun 2022 lalu.Adapun konduktor orkestra yang mengiringi lantunan suara Ziva Magnolya itu adalah Eunice Tong Holden . Kiprahnya di dunia musik ternyata sudah dilakukan sejak lama. Sebelumnya, ia tampil di acara Presidensi G20 yang digelar di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Lilly adalah siswi SMAN 1 Wamena, Provinsi Papua Pegunungan. Ia lahir di Wamena pada 15 Mei 2007 alias baru berusia 16 tahun. Perempuan muda itu lahir dari pasangan Suparman dan Fatimah Karolina Wenda.Tak sendirian, ia mewakili Provinsi Papua Pegunungan bersama temannya, Mahardika Benhill Wapa, sejak 17 Juli 2023 lalu. Serangkaian pelatihan dijalani mereka di Cibubur sebelum mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2023 .Ada kejadian unik saat Lilly membawa baki saat Upacara 17 Agustus. Sepatu kirinya terlihat lepas saat sedang bertugas. Meski begitu, ia tetap tampil seperti tidak terjadi apa-apa, ia pun mendapat apresiasi atas profesionalisme yang ditampilkannya tersebut.

ADVERTISEMENT

Eunice Tong Holden mulai menggeluti dunia musik sejak lama. Ia memang lahir dari keluarga yang menggeluti dunia musik. Ayahnya, Stephen Tong, adalah seorang pendeta dan juga konduktor. Eunice adalah penyanyi soprano, pianis, juga pernah menjadi Project Manager untuk Grand Concert Tour sejak tahun 2017 silam.Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan cita-citanya, Eunice menempuh pendidikan S2 di Westminster Choir Colleger, New Jersey, Amerika Serikat bidang musik. Ia pun pulang ke kampung halaman usai menuntaskan studinya tersebut. Diketahui ia memilih tetap berkarier di Indonesia meski berkesempatan berkarier di luar negeri,“Saya maunya memajukan Indonesia, ngapain terus di luar?” katanya, dilansir dari Antara TV.***Kini ia menjadi pengurus di Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) dan Jakarta Oratorio Society (JOS). Diketahui tempatnya beraktivitas itu sering tampil di Aula Simfoni Jakarta yang berada di kawasan Kemayoran. Ia bahkan menjadi Managing Director dan Director of Artistic Planning Aula Simfonia Jakarta.Bersama JSO dan JOS, ia tampil di berbagai daerah. Tak hanya di dalam negeri, ia juga pernah tampil di Australia, Taiwan, Singapura, Selandia Baru, sampai Hong Kong.***