RedaksiHarianSebelumnya, kedua ibu bayi tersebut melahirkan di tempat yang sama, yakni Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kecamatan Kemang, Bogor pada satu tahun yang lalu.

“Berdasarkan hasil dari Puslabfor Bareskrim Polri, dimana ditemukan memang fix 99,99 persen berdasarkan data yang diberikan Kapuslabfor bahwa anak tersebut memang tertukar,” kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Minggu, 27 Agustus 2023.

Guna mengusut kasus tersebut, Polres Bogor pun mengambil beberapa langkah penyelidikan. Salah satunya dengan memintai keterangan para saksi. Tak hanya itu, kepolisian juga datang ke lokasi kejadian tertukarnya kedua bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Langkah-langkah telah kami lakukan dari penyelidikan, kemudian kami mengumpulkan para saksi, kemudian kami melakukan pemeriksaan mendalam terhadap RS dan seluruh perawat dan bidan yang ada pada saat kejadian,” ujarnya.

Kepolisian juga diketahui sedang menyelidiki dugaan kelalaian RS Sentosa Bogor terkait dengan kasus bayi tertukar tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua bayi itu tertukar sehari setelah lahir.

“Kelalaian itu masih kita dalami, nanti akan kami sampaikan di kemudian hari. Hal itu dalam rangka penyelidikan, semoga kita bisa mendapat jawaban satu minggu ke depan,” ucap Rio, sebagaimana dilaporkan PMJ News.

Baca Juga: Jadwal FIBA World Cup 2023 27 Agustus 2023: Ada Duel Lebanon vs Kanada di Jakarta

“Hasil penyelidikan dari proses tertukarnya bayi tersebut. Terjadi kurang lebih H+1 setelah persalinan Ibu S dan Ibu D. Selanjutnya proses itu lagi berjalan di bidang sisi penegakan hukum,” tuturnya.

Rio pun menyampaikan bahwa hal terpenting dalam kasus tersebut adalah pihaknya berupaya untuk mencari proses penyelesaian secara bijaksana. Mengingat, kasus tersebut menyangkut unsur kemanusiaan.

Siti Mauliah (37) dan Muhamad Tabrani (52) merupakan pasangan orangtua yang melaporkan kasus bayi tertukar ini ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor pada 10 Agustus 2023.

Siti Mauliah diketahui melahirkan di RS Sentosa pada 18 Juli 2022 melalui operasi caesar. Saat itu, Siti pun masih sempat menyusui bayi yang dilahirkannya.

Kejanggalan dirasakan Siti saat ia menyusui di hari kedua usai melahirkan. Ia merasa ada sejumlah hal yang berbeda dari bayi yang ia susui dengan yang dilahirkannya, terutama pada bagian rambut.

Tak berhenti sampai di situ saja, kecurigaan juga muncul dari gelang bayi . Namun, suster mengatakan bahwa gelang bayi tersebut hanya tertukar.

“Dikonfirmasi, alasan rumah sakit itu hanya tertukar gelang. Sampai berlarut sampai setahun ini,” kata Kuasa Hukum Siti, Rusdy Ridho.***