
RedaksiHarian – Kasus Sultan Rif’at Alfatih, korban kecelakaan kabel optik menjuntai milik PT Bali Tower , di Jalan Antasari, Jakarta Selatan masih panjang.
Kali ini, Polda Metro Jaya mendalami kasus Sultan dengan mengecek kembali CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.
Tak hanya itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya akan segera menunjuk tim untuk diturunkan ke lokasi kejadian. “Kita akan tindak lanjuti, kita akan kembali lagi cek TKP, karena LP baru saja dibuat, kejadian sudah 7 bulan yang lalu, kita akan telusuri kembali,” ujar Hengki, Jumat, 11 Agustus 2023.
ADVERTISEMENT
“Kami tunjuk tim penyidiknya, tentunya akan sesegera mungkin kita akan ke TKP untuk menemukan bukti-bukti terkait dengan tindak pidana yang terjadi,” ucap dia.
Ayah Sultan, Fatih Nurul Huda resmi melaporkan PT Bali Tower atas kasus yang dialami anaknya. Pasalnya, mahasiswa itu selama berbulan-bulan mengalami kondisi kesehatan serius hingga tak bisa berbicara, tak bisa makan maupun minum secara normal di rumah sakit.
Oleh karenanya, Fatih memutuskan untuk melaporkan PT Bali Tower sebagai pemilik kabel fiber optik menjuntai ke jalan itu, kepada Polda Metro Jaya. Laporan resmi telah dikonfirmasi Pengacara keluarga Sultan, Tegar Putuhena.
“Hari ini, tadi kita sudah membuat laporan di Polda Metro Jaya terkait dengan kasus kabel PT Bali Tower yang korbannya adalah anak dari bapak ini, Sultan Rifat Alfatih,” ujarnya, di Polda Metro Jaya, Rabu, 9 Agustus 2023.
Adapun laporan terkait teregister di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/4666/VIII/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 9 Agustus 2023 dengan penyertaan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang luka sebagaimana dalam UU Nomor 1 Tahun 1946.
Polda Metro Jaya telah membenarkan adanya laporan polisi yang dilayangkan Fatih. Keluarga merasa harus ada yang bertanggung jawab dalam kecelakaan akibat jeratan kabel fiber optik yang menjuntai tersebut.
Sultan Rif’at Alfatih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati sejak Kamis, 3 Agustus 2023. Fatih Fatih Nurul Huda mengungkapkan bahwa kini kondisi kesehatan anaknya sudah terlihat ada perkembangan.
“Berat badannya sudah mulai naik, kalau nggak salah per kemarin itu sudah hampir dua kilogram,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Kamis, 10 Agustus 2023.
“Iya benar laporannya (ayah korban) telah diterima di Polda Metro Jaya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis, 10 Agustus 2023.
“Selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh Dit Reskrimum Polda Metro Jaya,” ucapnya lagi.
Menurut keterangan Fatih, Sultan juga menjalani proses latihan leher. Selain itu, tim dokter juga diketahui fokus untuk mengobati fungsi-fungsi organ Sultan lainnya.
“Dokter juga fokus pada fungsi-fungsi organ yang lain, kebetulan anak saya kemarin malnutrisi, dia ternyata kena virus hepatitis C kalau tidak salah liver. Itu efek dari pada kondisinya memang yang terlalu kurus,” ujarnya.
“Menurut perhitungan dokter dengan tinggi badan 182 sentimeter, itu masuk atau lepas dari malnutrisi itu adalah minimal 52 kilogram. Itu target para dokter, setelah itu baru dokter akan masuk ke tahap berikutnya di pemulihan area leher, fungsi makan, fungsi menelan, fungsi bicara dan napasnya,” ucapnya melanjutkan.***