RedaksiHarian – Kuasa Hukum Keraton Solo , Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menyatakan pihaknya akan bertanggungjawab terhadap korban sampai kembali ke kondisi semula. Tidak hanya itu, kendaraan yang rusak akibat tertabrak juga bakal diganti.

Dia menekankan, hal itu terlepas dari siapa yang salah dalam kecelakaan di di kawasan Gapura Gladag, Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo , Jawa Tengah, pada Rabu 9 Agustus 2023. Keraton Surakarta bakal bertanggungjawab sampai akhir kepada korban.

“Sembuh seperti keadaan semula itu tanggung jawab kami sepenuhnya, jadi kita enggak ada bicara siapa yang benar siapa yang salah, siapa yang ngelawan arus siapa yang enggak ngelawan arus, itu enggak gitu,” tutur Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat, Jumat 11 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

“Jadi itikad baik kita dalam hal ini, dari sisi kemanusiaan, kita enggak mau ada tipu daya, tidak ada juga pembohongan terhadap publik,” ucapnya menambahkan.

Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap korban dilakukan berkaitan dengan hak dan kewajiban. Selain itu, juga bentuk tanggung jawab sebagai manusia dan sebagai masyarakat akan dipenuhi semua.

“Kendaraan, apabila ada kerusakan bisa diperbaiki, kita perbaiki. Apabila tidak bisa, kita ganti,” katanya.

Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menegaskan bahwa apa yang terjadi pada saat itu bukan tabrak lari . Dia juga mengungkapkan alasan Putra Mahkota Keraton Surakarta KGPAA Purboyo langsung tancap gas usai kecelakaan.

“Kesannya seperti tabrak lari , jadi pada saat kejadian kemarin itu adalah daerah di mana kendaraan apapun dilarang melalui dari posisi alun-alun utara arah ke Slamet Riyadi, satu arah. Jadi hanya bisa mobil atau kendaraan dari Slamet Riyadi masuk ke alun-alun, dan pada saat itu terjadilah yang namanya kecelakaan yang tidak bisa dihindari,” tuturnya.

Menurutnya, jika melihat di CCTV pada sata kejadian, terjadi benturan antara Mobil SUV Putih milik KGPAA Purboyo dan sepeda motor milik korban atas nama Hanafi. Kemudian, belasan orang langsung menyerbu untuk membantu.

“Gusti, dalam hal ini SOP kita di Keraton, apabila memasuki kawasan mulai dari Novotel itu kita udah berkoordinasi menyampaikan bahwa kita akan masuk ke ring 1 Keraton. Nah, begitu masuk di Gladag, Gusti pun sudah menyampaikan kepada Satgas di Keraton, pengamanan dan Brimob menyampaikan bahwa baru saja terjadi kecelakaan. Dia meminta bantuan agar segera ke TKP menolong korban,” kata Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat.

“Gusti langsung masuk ke Keraton, nah ketika kembali ke TKP ternyata sudah ada yang membawa ke Rumah Sakit,” ucapnya menambahkan.

Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menekankan bahwa kawasan Gapura Gladag merupakan area satu arah. Sehingga, seharusnya tidak boleh dilalui kendaraan lain dari arah berlawanan.

“Jadi kalau misalkan motor itu datangnya dari arah kanan, ya mobil memang pas di situ. Pada saat belok, kondisi belok kan Gusti itu melihat kiri, kanan, belakang mobil ada kendaraan lain enggak di belakang? itu tidak ada,” ujarnya.

KGPAA Purboyo pun dipastikan sudah mendatangi Hanafi di kediamannya. Hal itu dilakukan, setelah menerima informasi mengenai identitas korban.

“Nah, keesokan harinya baru kita mendapatkan nomor HP-nya ibu Darsih. Setelah 1X24 jam kami menghubungi ibu Darsih, kemarin hari Kamis kami datang sekitar jam 11.00 sampai jam 14.00 WIB,” tutur Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat.

“Di situ kami ngobrol kemudian melihat kondisi mas Hanafi, kondisi Alhamdulillah dalam keadaan baik cuma dalam perawatan jalan,” ucapnya menambahkan.

Oleh karena itu, Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menegaskan bahwa kabar tabrak lari yang beredar tidaklah benar. Pihaknya juga akan bertanggungjawab sampai kondisi Hanafi kembali membaik.

“Jadi dalam hal ini, tidak benar kalau seandainya Gusti itu dikatakan bahwa tabrak lari , main kabur gitu aja, enggak. Kenapa? kita kan butuh mencari informasi, pada saat kejadian itu kan kita enggak tahu itu siapa, kan Gusti enggak kenal,” katanya.

“Beda kalau tabrakan kenal, wah kalau kenal nanti ceritanya lain lagi, ada rencana pembunuhan lagi nanti ya kan. Jadi bukan itu,” ujar Ferry Firman Nurwahyu Pradataningrat menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Berita Surakarta, Sabtu 12 Agustus 2023.***