
RedaksiHarian – Ketua DPR RI Puan Maharani merahasiakan detail isi percakapannya dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan , dalam pertemuan hari Minggu, 20 Agustus 2023.
Diketahui, keduanya menggelar pertemuan informal berbalut pakaian santai dan tanpa atribut jabatan. Hal itu dibagikan Puan dalam unggahan di akun Instagramnya.
“Senang bisa lihat Opung @luhut.pandjaitan tersenyum bahagia…,” ucap Puan dalam takarirnya, dilihat Pikiran-Rakyat.com dari Instagram @puanmaharaniri, Senin, 21 Agustus 2023.
ADVERTISEMENT
Dalam keterangan tertulis, Puan menjelaskan pertemuan ini merupakan inisiasi dari pihaknya. Dia meminta Luhut untuk bertemu dan berdiskusi soal perkembangan politik dan ekonomi Indonesia.
Pertemuan ini, kata Puan, sekaligus meluruskan anggapan bahwa partai pemenang pemilu seolah membangun benteng tinggi dan sukar ditemui alias mengedepankan eksklusivitas.
“Saya selalu berkomunikasi dengan banyak pihak, dengan Pak Luhut contohnya. Hari libur saya yang minta ketemu, Pak Luhut langsung oke,” kata Puan.
“Bagaimanapun Pak Luhut adalah senior Saya. Saling berkomunikasi dan berdiskusi pasti akan selalu membawa kebaikan,” ujar dia lagi.
Puan turut membantah narasi yang beredar soal PDI Perjuangan yang dinilai menutup jalur komunikasi dengan Luhut, hanya karena posisinya sebagai Ketua Dewan Penasihat Golkar .
Seperti diketahui, Golkar telah menurunkan jangkar, menetapkan pilihan untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal capres dengan bergabung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Sedangkan Puan ada di sisi berbeda sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo.
“(Itu salah), buktinya saya dan Pak Luhut bisa ketemuan seperti ini,” ucap Puan.
Namun demikian, ketika ditanya perihal apakah pembicaraan antar keduanya turut membahas soal dua capres tersebut, Puan menolak beri jawaban. “Ada deh,” kata dia.
PDI Perjuangan ( PDIP ) masih membukakan pintu lebar-lebar untuk Partai Golongan Karya ( Golkar ), meskipun Golkar telah melabuhkan hati pada Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mendukung Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Puan Maharani . Puan menegaskan bahwa partai-nya akan tetap menerima Golkar jika sewaktu-waktu hendak pindah koalisi, berbelok ke arah mereka.
Puan yakin keputusan Golkar bergabung bersama partai-partai pendukung Prabowo bukanlah putusan final. Artinya, masih ada banyak kemungkinan Ketum Golkar , Airlangga Hartarto bertolak dan memilih berpisah dengan anggota KKIR, yaitu Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
“Walaupun Golkar pun sudah bersama Pak Prabowo, tetapi itu kan (masih belum final, red.), jadi baru menuju pelaminan,” kata Puan, selepas memimpin Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen MPR/DPR RI di Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2023. ***