RedaksiHarian – Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar),Rusma Yul Anwar meminta penyuluh di daerah itu untuk menanamkan semangat wirausahapada petani, selain melaksanakan tugas meningkatkan produksi pertanian.”Penyuluh harus mampu mengubah cara pandang tentang pertanian, sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani sekaligus memantik ketertarikan generasi muda untuk menggeluti usaha pertanian,” katanya di Painan, Jumat.Ia mengatakan selama ini kegiatan usaha pertanian kurang diminati. Pertanian identik dengan masyarakat pedesaan dan penghasilan yang pas-pasan sehingga tidak menarik.Akibatnya, kata dia, banyak lahan pertanian yang ditinggalkan karena dinilai tidak ekonomis. Padahal usaha pertanian memiliki prospek yang sangat menjanjikan untuk terus ditekuni.
“Ini tentu merupakan tantangan tersendiri bagi penyuluh, bagaimana sektor pertanian ini menjadi lebih menarik untuk digeluti, termasuk oleh generasi muda,” katanya.Menurutnya, salah satu cara untuk membuat sektor pertanian menjadi menarik adalah dengan memperluas model usaha pertanian dari yang awalnya hanya berorientasi pada produksi, kini mesti berorientasi bisnis dan pengolahan hasil tani.”Sadar atau tidak, petani merupakan investor, sama halnya dengan perusahaan pertanian, meski dengan luas lahan, modal, dan juga produksi yang terbatas. Kalau potensinya disatukan dalam sebuah kelembagaan yang solid, maka para petani akan berubah menjadi raksasa. Akumulasi modal dan posisi tawarnya menjadi lebih kuat,” kata RusmaYulAnwar.Dengan demikian, menurutnya, usaha pertanian akan berkembang, tidak hanya sebatas produksi di hulu, tapi juga mampu melakukan kegiatan hilir.
Selain membantu kelembagaan petani, Bupati Rusma Yul Anwar juga berharap penyuluh dapat membantu petani soal manajerial usaha pertanian, mulai dari waktu tanam yang tepat, pengelolaan modal, hingga pemasaran.”Kami harap segenap penyuluh di Pesisir Selatan mampu menjadi ujung tombaknya dalam hal ini, khususnya untuk tanaman pangan,” ujarnya.Bupati menegaskan pemerintah kabupaten (pemkab) siap memfasilitasi penguatan kelembagaan petani. Menyiapkan sarana dan prasarana pengolahan hasil pertanian dan membantu akses permodalan ke lembaga pembiayaan.