RedaksiHarian – Pemerintah KotaJakarta Barat menyediakan beranda baca bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengunjung yang menempati area lobi blok B kantor wali kota.
Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswantomengatakan koleksi buku di dalam beranda baca tersebut berasal dari Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) dengan harapan bisa meningkatkan budaya baca di kalangan masyarakat termasuk ASN.
“Sebagai bentuk dukungan saya sudah minta Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) agar terus melengkapiliterasi di dalamnya,” kata Uusdi Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut, ia menyebut beranda baca tersebut dilengkapi oleh koleksi buku-buku dari berbagai judul, baik dalam rupa buku fisik atau buku digital.
Terpisah, Kepala Dinas Pusip DKI Jakarta, Firmansyah menyebut bahwa beranda bacatersebut merupakan yang inovasi pertama di DKI Jakarta.
“Semoga keberadaan wadah tersebut bisa ditiru di wilayah lain, selain itu bisa memicu budaya membaca masyarakat,” kata Firmansyah.
Sementara itu, Kepala Seksi Perpustakaan Sudis Pusip Jakarta Barat, Suhaena mengatakan beranda baca ini juga menyediakan titik (spot) pojok baca digital yang diperuntukkan bagi ASN dan pengunjung yang berada di lingkungan Wali Kota Jakarta Barat.
Ia melanjutkan terdapat sejumlah fasilitas layanan yang bisa digunakan para pengunjung di beranda baca.
“Di antaranya, koleksi buku bacaan untuk anak dan remaja/dewasa, sebanyak 600 eksemplar, berbagai jenis buku bacaan mulai dari novel, parenting, manajemen, akuntansi, agama, sains, media pembelajaran, biografi, bahasa dan lainnya,” jelas Suhena melalui keterangan tertulisnya, Selasa.
Selain buku fisik, ujar Suhaena, beranda baca juga memiliki koleksi e-book (buku digital) sebanyak 200 eksemplar dari berbagai jenis kategori buku bacaan.
“Layanan internet juga tersedia dengan adanya komputer yang dapat diakses pengunjung,” ungkapnya.
Suhaena menambahkan beranda baca rencananya akan diresmikanKetua Dekranasda DKI Jakarta, Mirdiyanti, pada Rabu (30/8) pagi.
“Peresmian spot baca digital itu berbarengan dengan peresmian Gerai Dekranasdadan Cafe Difabis di Lobi Blok B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat,” kata Suhena.