RedaksiHarian – Bakal calon presiden (capres) yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapat dukungan tambahan dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik di Media Centre Partai Gelora Indonesia , Jakarta, pada Sabtu, 19 Agustus 2023.

Dia mengungkapkan, pihaknya memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai kekuatan dunia baru yang dipertajam dengan slogan Indonesia menuju super power baru. “Dan itu bertemu visi-misi Pak Prabowo sejak Pemilu lalu, Indonesia macan Asia dan sekarang dengan menyongsong Indonesia Emas 2045 sebagai kekuatan dunia baru juga.”

Mahfuz menuturkan, kesamaan visi tersebut yang mengikat serta menyatukan pihaknya dengan Partai Gerinda untuk mendukung Prabowo Subianto . Selain itu, Partai Gelora Indonesia sudah berkomunikasi dan menjalin kerja sama dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

ADVERTISEMENT

“Sudah saling kenal, sudah tahu cara kerja masing-masing sejak 2014 sebenarnya sampai sekarang,” ujarnya menegaskan.

Sepakat

Mahfuz mengungkapkan, Dewan Pimpinan Nasional Partai Gelora Indonesia sudah menerima surat resmi dari 38 dewan pimpinan wilayah, sehingga sepakat mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Selanjutnya, Partai Gelora Indonesia menyerahkan urusan bakal calon wakil presiden (cawapres) kepada Prabowo Subianto .

“Untuk urusan cawapres, itu kami pahami merupakan domain dari Pak Prabowo, yang pastinya akan dikonsultasikan dengan para pihak,” ujarnya seperti dilaporkan Antara.

Sebelum Partai Gelora Indonesia , dua partai besar mendeklarasikan diri untuk memberi dukungan penuh kepada Prabowo Subianto . Adalah Partai Amanat Nasional dan Partai Golongan Karya (Golkar), dua partai yang bergabung memberi dukungan kepada Menteri Pertahanan itu.

Bergabungnya dua partai tersebut dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya menurut pakar politik dari Universitas Bengkulu Dr. Panji Suminar merupakan pilihan rasional. Dia berpendapat, sangat masuk akal Partai Golkar merapat ke Prabowo Subianto .

“Golkar itu secara tradisional agak susah berkoalisi dengan PDIP,” ucap dia di Bengkulu, 13 Agustus 2023.

Golkar dan PAN, tuturnya, juga bakal kesulitan bila berkoalisi dengan koalisi yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres lantaran kedua partai politik itu merupakan partai lingkaran politik kekuasaan. Menurutnya, bila kedua partai bergabung dengan Koalisi Perubahan dan Persatuan, tentu mesti siap berseberangan dengan lingkar politik yang ada di sekeliling Presiden Joko Widodo yang lebih menaruh dukungan ke Prabowo atau Ganjar Pranowo.

“Jadi memilih Prabowo itu lebih aman bagi Airlangga, Zulkifli Hasan, Golkar dan PAN,” ucapnya, “baik untuk Pemilu Presiden 2024, maupun pemilu legislatif.”

Deklarasi dukungan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan, deklarasi dukungan Partai Gelora Indonesia untuk Prabowo akan digelar pada akhir Agustus 2023. Dia mengungkapkan, sudah berbicara dengan Mahfuz ihwal alternatif tanggal deklarasi itu.

“Nanti kita akan cocokkan dengan waktu di sini dan waktunya Pak Prabowo, tapi mungkin Insya Allah akhir Agustus 2023,” tuturnya, Sabtu.***