RedaksiHarian – Output pembangkit listrik di China tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 704,4 miliar kilowatt-jam (kWh) pada Oktober 2023, tunjuk data resmi pada Rabu (15/11).

Rincian data tersebut menunjukkan output pembangkit listrik tenaga termal, tenaga air, dan tenaga surya masing-masing naik 4 persen, 21,8 persen, dan 15,3 persen (yoy), menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China. Sementara itu, output pembangkit listrik tenaga nuklir dan tenaga bayu masing-masing turun 0,2 persen dan 13,1 persen.

Dalam periode 10 bulan pertama tahun ini, output pembangkit listrik di China tumbuh 4,4 persen dibandingkan tahun lalu, menjadi sekitar 7,33 triliun kWh.