redaksiharian.com – Bakal calon Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Komjen Pol (Purn) Oegroseno di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa KOI seharusnya menjadi rumah bersama untuk semua cabang olahraga baik yang masuk Olimpiade maupun non-Olimpiade tanpa adanya perbedaan perlakuan.

“Seharusnya peran KOI di sini sebagai rumah bersama semua cabang olahraga. Ketua KOI ke depan bisa melayani seluruh cabang olahraga bukan sebagai komandan,” kata Oegroseno setelah menyerahkan berkas pencalonan dirinya sebagai ketua KOI periode 2023-2027 kepada Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Ngatino di Kantor KOI lantai 16, Jakarta.

Mengenai alasan pencalonannya, Oegroseno mengatakan bahwa dirinya terpanggil karena merasa ada perbedaan perlakuan dan perhatian dari KOI ke sejumlah cabang olahraga.

“Jadi saya niat untuk maju sebagai Calon Ketua Umum KOI karena merasakan bahwa ada perbedaan perlakuan di cabang olahraga. Ada yang diperhatikan ada yang tidak diperhatikan,” kata Oegroseno.

Oegroseno yang juga merupakan Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) merasakan perbedaan perlakuan terhadap cabang olahraga tertentu, terutama dalam ajang internasional.

“Kami merasakan (perbedaan perlakuan) itu pada saat SEA Games. Terutama di cabang olahraga tenis meja, di SEA Games di Filipina dan Vietnam mereka tidak berangkat. Baru di Kamboja ketika Menpora pak Dito, tenis meja berangkat,” ungkap Oegroseno.

Mengenai bakal calon Wakil Ketua Umum KOI, Oegroseno yang juga merupakan mantan Wakapolri itu mengatakan bakal menggandeng mantan Deputi IV Bidang Prestasi Kemenpora Djoko Pekik Irianto untuk maju menjadi salah satu kandidat pasangan calon.

“Saya tunjuk Profesor Djoko Pekik untuk menjadi (calon) wakil ketua. Jaringan beliau cukup luas dan ilmunya di bidang olahraga begitu hebat. Ini (kolaborasi) kesempatan untuk memajukan di bidang olahraga,” kata Oegroseno.

Oegroseno mengungkapkan bakal segera melengkapi beberapa dokumen untuk diserahkan kepada tim penjaringan mengingat pendaftaran ditutup pada 16 Juni.

Hingga saat ini baru dua nama yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran calon Ketua Umum KOI yakni petahana Raja Sapta Oktohari dan Komjen Pol Purn Oegroseno.