RedaksiHarian – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandarmengatakan dukungan dari cendekiawan muslim Din Syamsuddinbeserta para kiai dan ulama akan mempermudah kemenangan bakal pasangan capres dan cawapresAnies-Muhaimimatau Amin di Pilpres 2024.
“Dukungan Profesor Din dan para tokoh kiai dan ulama menambah semangat dan barisan untuk mempermudah kemenangan Amin,” kata Muhaimin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat.
Menurut Muhaimin, Din Syamsuddinbersama para pimpinan organisasi Islam turut memberi semangat kepada para aktivis gerakan Islam di seluruh Indonesia.
Din merupakan simbol pemersatu berbagai organisasi Islam di Indonesia dan sekaligus mantan ketua umum Muhammadiyah dan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Tentu sangat bermakna dan bergairah dan seluruh kekuatan untuk bergerak,” tambahnya.
Muhaimin menegaskan dia dan Anies bertekad menguatkan keislaman dan keindonesiaan, serta menyatu dalam seluruh langkah perjuangan. Dia juga mengaku mendapat amanah untuk bekerja dengan serius dan ikhlas dari para ulama dan kiai.
Sementara itu, Din Syamsuddinyang mendatangi Kantor DPP PKB di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya siap mengampanyekan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandardi Pemilu 2024.
“Saya datang menunjukkan dukungan, walaupun belum waktunya kampanye,” kata DIn bersama belasan perwakilan organisasi Islam di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat.
Din mengatakan dia tidak dapat mengklaim kelembagaan organisasi islam. Namun, dia dapat menyimpulkan dari kunjungannya sekaligus dialog ke daerah-daerah menunjukkan dukungan bagi pasangan Anies-Muhaimin.
Din juga menilai bahwa ijtihad politik itu tepat dan ideal bagi masa depan Indonesia. Menurut dia,Anies-Muhaimindianggap sebagai tokoh muda atau aktivis organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
KPU RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pasangan Anies-Muhaimindiusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat.
Pasangan Ganjar-Mahfuddiusung oleh DPI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Sementara itu, pasangan Prabowo-Gibrandiusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
KPU RI telah menetapkan masa kampanye pemilu mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.