redaksiharian.com – “Semoga rekor dan juara dunia yang kita miliki tetap dipertahankan dan rekornya bisa kita pecahkan di ajang ini. Lalu, kita harapkan ke depan bisa menghasilkan medali pada saat Olimpiade Paris 2024 mendatang,” ujar Amali menambahkan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum FPTI Yenny Wahid mengungkapkan gelaran ini bisa terwujud setelah penantian panjang.

“Setelah menunggu bertahun tahun akhirnya ajang internasional panjat tebing bisa diadakan di Indonesia. Hari ini, ratusan atlet dari 27 negara berkumpul di Indonesia. Para atlet akan bertanding untuk memperebutkan medali-medali yang sudah disediakan dan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita semua akan naik lebih tinggi, lebih cepat, dan lebih kuat,” ujar Yenny.

Berdasarkan data dari FPTI, Indonesia menurunkan 42 atlet yang terdiri atas 22 atlet speed dan 20 atlet lead, dengan rincian dari kategori speed putra 12 orang dan putri 10 orang, sedangkan kategori lead 10 putra dan 10 putri.

Dari jumlah atlet yang turun dua atlet Indonesia Kiromal Katibin maupun Veddriq Leonardo berpeluang memenangi gelar juara umum kategori speed Piala Dunia musim 2022 di Jakarta, yang menjadi seri penutup rangkaian Piala Dunia Panjat Tebing 2022 untuk kategori speed.

Berdasarkan catatan Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), kedua atlet Indonesia ini menduduki posisi pertama dan kedua klasemen sementara Piala Dunia 2022 nomor speed.

Veddriq, yang menjadi juara umum speed putra edisi tahun lalu, berada di puncak klasemen sementara dengan koleksi 3910 poin, diikuti Katibin di posisi kedua dengan 3275 poin.

Apabila Veddriq atau Katibin bisa menjadi yang tercepat dalam kejuaraan di Jakarta nanti maka salah satu di antara mereka akan mendapat tambahan 1000 poin dan memastikan gelar juara umum Piala Dunia 2022 speed putra.

Peluang Veddriq dan Katibin untuk menjadi juara umum hanya bisa dijegal apabila wakil Spanyol Erik Noya Cardona menjadi juara di Seri Jakarta nanti, demikian Antara.