RedaksiHarian – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan bahwa bonus demografi merupakan kunci dalam mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Bonus demografi merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju dan berpengaruh pada peta perekonomian dunia,” ujar Menaker Ida Fauziyah ketika memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia di Kantor Kemnaker Jakarta, Kamis.

Menaker Ida mengungkapkan sejumlah proyeksi untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju meliputi pertumbuhan ekonomi yang memuncak 7,4 persen pada tahun 2039, pendapatan per kapita sebesar Rp139,48 juta pada tahun 2045, 90 persen pekerja bergerak di sektor non-pertanian pada tahun 2045, 99,5 persen pekerja tercakup dalam jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahun 2045, dan tingkat pengangguran memasuki level alamiah sekitar empat persen pada tahun 2045.

“Proyeksi tersebut bukanlah semata tentang angka, melainkan sebuah imajinasi kolektif yang harus kita wujudkan bersama,” tuturnya.

Menurut Menaker, pada konteks ketenagakerjaan dapat ditafsirkan bahwa pembangunan dan pertumbuhan ekonomi menciptakan beragam peluang kesempatan kerja, yang harus diiringi dengan perbaikan kualitas, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

“Kita perlu menyadari, masih terdapat banyak persoalan dalam pembangunan ketenagakerjaan,” ucap Menaker Ida.

Menaker Ida berpesan untuk terus mengembangkan program-program pembangunan ketenagakerjaan pada masa mendatang, sebagai bagian merawat imajinasi kebangsaan Indonesia.

“Ini menjadi hal konkret yang dapat kita lakukan sebagai insan aparatur Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengisi Kemerdekaan Indonesia,” katanya.