/photo/2023/08/21/3197929024.jpg)
RedaksiHarian – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Idelogi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri bercerita dirinya pernah menyarankan agar KPK dibubarkan kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Menurut Megawati KPK tidak efektif.
“Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi , sudah deh, bubarin aja KPK itu pak, menurut saya enggak efektif. ( Jokowi ) Ibu nih kalau ngomong ces pleng,” kata Megawati disela-sela acara BPIP di The Tribrata Darmawangsa, Senin, 21 Agustus 2023.
Ia mengatakan bahwa KPK dibentuk saat masa pemerintahannya. Ia juga menyebut hal yang sama untuk Mahkamah Konstitusi (MK) dan polisi yang dipisah dari ABRI.
ADVERTISEMENT
Megawati mengatakan bahwa korupsi tetap ada walaupun KPK berdiri. Menurut dia penegak hukum tidak menjalankan hukum yang sudah dibuat di Indonesia.
“Kalian pergi lah ke bawah, lihat noh rakyat yang masih miskin, ngapain kamu korupsi akhirnya masuk penjara juga, bohong kalau enggak kelihatan,” katanya.
Megawati mengaku pernah menangani ratusan ribu gugatan kredit macet saat krisis.
Akan tetapi, saat itu KPK dikatakannya tidak percaya bahwa kredit macet yang ditangani jumlahnya sebanyak itu dan diduga telah terjadi pemalakan.
Ia lalu meminta KPK membuktikan tuduhan tersebut.
“Kredit macet itu 300 ribuan, saya disuruh nangani, setelah itu KPK sudah ada yang saya bikin sendiri. Waktu itu yang KPK ini enggak percaya katanya mana mungkin 300 ribuan kredit macet itu digugat, malak pengusaha-pengusaha ini, kata Megawati .
“Saya kira KPK sini dong buktinya kalau saya malak, ini dunia modern, saya mau naruh uangnya di mana, emangnya dikarung?” katanya lagi.***