RedaksiHarian – Red Sparks kini sudah mengantongi tiga kemenangan dari empat pertandingan yang sudah dilakoni sepanjang putaran kelima.

Hasil yang impresif bagi Megawati Hangestri Pertiwi dkk untuk mewujudkan cita-cita untuk kembali lolos ke babak play-off.

Ya, sudah tujuh tahun tim asal Daejeon, Korea Selatan itu tak pernah lagi merasakan tampil pada babak menuju laga puncak tersebut.

Terakhir kali mereka tampil pada babak play-off adalah pada musim 2016-2017.

Saat ini, harapan itu sudah semakin dekat bagi Red Sparks yang berada dalam posisi yang ideal pada klasemen sementara.

Red Sparks menduduki peringkat keempat dengan 44 poin, hanya terpaut 1 poin saja dari tim di peringkat ketiga yakni GS Caltex Seoul KIXX.

Meski begitu, GS Caltex masih memiliki sisa satu pertandingan lebih banyak daripada Red Sparks.

Media Korea Selatan, Sports Seoul.com bahkan memberikan sanjungan kepada Red Sparks dengan mengatakan bahwa posisi ketiga bisa diamankan oleh Megawati dkk.

“Di V-League, semi-playoff diadakan ketika selisih poin antara peringkat 3 dan 4 adalah 3 poin atau kurang,” tulis media asal ibu kota Negeri Ginseng itu.

“Melihat suasana saat ini, sepertinya tidak hanya babak semi-playoff saja yang bisa diraih (oleh Red Sparks), namun posisi 3 dan 4 akan berubah.”

Selain itu, mereka menilai bahwa permainan Red Sparks juga telah mengalami banyak peningkatan.

Mulai dari penampilan sang setter, Yeum Hye-seon, lalu dua pemain asing Megawati dan Giovanna Milana hingga dua middle blocker, Jung Ho-young dan Park Eun-jin.

“Kecepatan JungKwanJang jelas meningkat. Alur permainan yang dulunya terjadi di masa-masa buruk dan tiba-tiba runtuh, sudah jarang terlihat lagi,” lanjut SportsSeoul.

“Sementara setter Yeom Hye-seon mempertahankan keseimbangan dengan baik, dua pemain asing, Mega dan Jia, memberikan serangan dengan probabilitas tinggi dari sisi kiri dan kanan.”

“Kedua pemain itu mencetak lebih dari 20 poin di masing-masing empat pertandingan dalam lima putaran. Mereka memimpin tim menuju kemenangan dengan performa konsisten tanpa naik turun.”

“Selain itu, performa Lee So-young setelah pulih dari cedera berangsur-angsur membaik. Lini tengah yang dijaga Jung Ho-young dan Park Eun-jin masih menjadi ancaman,” ujarnya.

Ya, permainan Red Sparks dianggap sudah lebih stabil tidak seperti yang ditunjukkan pada putaran kedua dan ketiga lalu.

Di mana seringkali Red Sparks yang sudah unggul jauh dan bahkan memenangkan dua set lebih dulu harus berakhir kekalahan.

Selain itu, Red Sparks semakin diuntungkan karena tim yang berada di atasnya yakni GS Caltex sedang tidak menunjukkan performa seperti biasanya.

GS Caltex baru memenangkan satu pertandingan dari tiga laga yang sudah dijalani pada putaran kelima ini.

Meski begitu, Megawati dkk harus tetap membumi karena ujian sesungguhnya akan mereka hadapi pada laga terakhir putaran kelima.

Red Sparks akan bertandang ke markas GS Caltex pada Rabu (21/2/2024).