RedaksiHarian – Anggota Komisi A DPRD DKI Gembong Warsono menilaiPenjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono perlu memperbaiki komunikasi publik sebagai pemimpin di wilayah DKIJakarta selama setahun terakhir.

“Komunikasi publik PakHeruperlu diperbaiki,” kata Gembong kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Gembong menuturkan dengan adanya komunikasi baik dari seorang pemimpin maka eksekusi program pemerintah akan berjalan lancar. Sebaliknya, jika terbilang kurang baik maka pelaksanaan program pembangunan akan tersendat.

Dia menilai alasan mantan Wali Kota Jakarta Utara itu komunikasi publiknyaperlu diperbaikilantaran karakternya. Karenaitu, dia juga menyarankan kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi DKI untuk meningkatkan kemampuan Herupada segi komunikasi publik.

Diharapkan dengan adanya komunikasi publik yang kompak dari Gubernur DKI maupun jajarannya, maka pemerintah daerah bisa sigap menanggapi persoalan Jakarta.

“Ini kan Dinas Kominfotik DKI harus ‘backup’ karena yang mampu mengarahkan komunikasi publik,” katanya.

Kendati demikian, dia juga mengapresiasi kinerja Heru terbilang sukses menjalankan program pemerintah yang tidak tersentuh oleh Gubernur DKI sebelumnya.

“Contoh sodetan Ciliwung yang selama lima tahun tidak disentuh Gubernur sebelumnya hingga penghijauan berjalan. Ini hal positif,” tuturnya.

Selain itu, dia menilai Heru beserta jajaran juga mampu membenahi data-data warga miskin di DKI Jakarta secara baik meski sempat terjadi polemik.

“Pak Heru yang masa baktinya hampir berakhir telah kerja keras melayani masyarakat,” katanya.