RedaksiHarianPIKIRAN RAKYAT – Kurnia Meiga mengaku rela menjual barang-barang berharga, termasuk pencapaiannya selama berkarier di dunia sepak bola demi pengobatan dan renovasi rumah. Hal itu dilakukan, asalkan apa yang didapatnya halal.

“Karena saya mikirnya gini, saya menjual medali, piala, terus atribut bola yang diberikan ke saya. Saya udah enggak bisa ngelakuin apa-apa lagi, tapi saya enggak mencuri dan minta-minta ke orang lain. Jadi saya menjual itu untuk tidak merepotkan orang lain,” katanya di acara Iso-late Show yang diunggah Jumat, 11 Agustus 2023.

Kurnia Meiga pun mengungkapkan barang paling berharga yang harus dia relakan untuk dijual. Namun, sampai saat ini belum ada yang membeli.

ADVERTISEMENT

“Piala pemain terbaik, itu belum terjual,” ucapnya.

“Yang sudah terjual piala AFF, medali, itu kemarin Rp55 juta,” ujar sang istri, Azhiera Adzka Fathir menambahkan.

Dia bercerita, posisi rumah yang ambruk dan tersisa satu kamar saja membuatnya harus putar otak untuk menyelamatkan tempat berlindungnya. Sehingga, dia mau tidak mau melakukan berbagai cara agar kamar tidur tidak ikut ambruk, apalagi ada anak-anak di sana.

“Udah, terakhir itu saya punya harta itu motor, dan harus dijual,” tutur Azhiera Adzka Fathir.

“Iya (jual piala terbaik), kalau ada yang mau saya jual. Karena gimana? Anak kan semakin berjalan, saya juga enggak mungkin ngerepotin orangtua terus, saya mau kerja enggak bisa,” katanya menambahkan.

Mantan kiper Timnas Indonesia itu dan sang istri hanya bisa tertawa kala disinggung mengenai bantuan Pemerintah untuk mereka. Pria yang memiliki segudang prestasi di bidang sepak bola itu tak bisa berbicara apa-apa mengenai hal tersebut.

Dia menuturkan bahwa selama berjuang melawan penyakitnya, dia tidak mendapat bantuan apapun dari Pemerintah. Hanya Ketua Umum PSSI , Erick Thohir yang terbaru memberikan bantuan untuknya.

Kurnia Meiga bermain sepak bola secara profesional hampir 9 tahun, yakni dari 2008 sampai 2017. Namun, dia menyatakan tidak pernah mengalami cedera di bagian mata.

Oleh karena itu, dia tidak menyangka mengalami sakit pada bagian mata. Selain itu, musibah lain juga menimpanya kala rumahnya rusak terkena bencana.

Tak bisa berbuat banyak, Kurnia Meiga dan sang istri, Azhiera Adzka Fathir, pun memutuskan untuk menjual berbagai barang berharga, termasuk medali dan atribut sepak bola . Selain itu, Azhiera Adzka Fathir juga kerap membantu menjaga GOR milik orangtuanya.

Mereka kemudian ditanya Grace Tahir apakah ada bantuan yang diberikan dari pihak sepak bola atau Pemerintah. Mendengar hal itu, keduanya kompak tertawa.

“Kalau bantu, enggak mungkin saya jual mbak. Iya kan?” kata Azhiera Adzka Fathir

Pasangan suami istri itu juga memastikan tidak ada bantuan dan uang pensiun yang diterma. Hal itu disampaikan sebagai jawaban yang sejujur-jujurnya.

“Jadi ketawa aja, bingung jawabnya gimana,” ucap Kurnia Meiga .

Azhiera Adzka Fathir menuturkan bahwa demi pengobatan sang suami dan memperbaiki rumah, mereka harus menjual barang-barang berharga. Bahkan, medali yang pernah diraih Kurnia Meiga pun tak luput dari penjualan.

“Jadi semua sudah habis dijual, karena kan kita lakuin apapun gimana caranya suami sembuh. Intinya itu aja lah. Maksudnya kalau harta menurut aku masih bisa dicari,” tuturnya.

Grace Tahir kemudian menanyakan sosok Menteri yang menyatakan akan memberikan bantuan. Menteri tersebut adalah Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Ketum PSSI .

“Iya, itu untuk renovasi rumah sama franchise ayam, sama kemarin ke medis RSPP. Sudah (diberikan), sedang berjalan,” ujar Kurnia Meiga , dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube @gt.bodyshot.

Azhiera Adzka Fathir pun mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan itu sangat membantu. Apalagi, niat awal mereka menjual medali bertujuan untuk merenovasi rumah yang rusak.***