
RedaksiHarian – Biasa diduduki Jakarta, kali ini takhta tertinggi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia ditempati daerah Kalimantan Barat. Berdasarkan data dari IQAir pada Jumat 18 Agustus 2023 pagi, Mempawah menempati urutan teratas.
Kota di Kalimantan Barat itu menempati posisi puncah berdasarkan peringkat yang terakhir diperbaharui pukul 8.01 WIB itu. Mempawah menjadi kota dengan kualitas udara terburuk hari ini 18 Agustus 2023 dengan kualitas udara (AQI) di angka 168.
Dilihat Pikiran-Rakyat.com di situs IQAir pada pukul 8.06 WIB, berikut Rangking kota paling berpolusi di Indonesia :
ADVERTISEMENT
Sementara itu, polusi PM2.5 di Indonesia rata-rata berada pada kategori tidak sehat. Konsentrasi rata-rata PM2.5 2022 di Indonesia tercatat 6,1 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Berbeda dengan klaim Menteri LHK, Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih (CREA) dalam penelitiannya pada 2020 menuturkan bahwa kontributor utama polusi Jakarta bukanlah kendaraan, tapi asap dari pembangkit listrik batu bara di Banten. Ada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7 yang baru buka di daerah tersebut.
Pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di Asia Tenggara itu mulai beroperasi sejak akhir 2019. Hal itulah yang menyebabkan polusi di tengah malam dan pagi lebih parah, karena malam hari adalah beban puncak listrik saat batubara dibakar sebanyak-banyaknya.
Itulah kenapa pada saat car free day, udara juga tetap kotor. Hal itu adalah karena asapnya kiriman dari Banten.
Itulah juga kenapa, Tangerang Selatan lebih tercemar udaranya daripada Jakarta dan Bekasi, karena lebih dekat lagi ke Serang.
“Total 418 fasilitas industri ditemukan dalam radius 100 km dari daerah metropolitan Jakarta. Dari fasilitas-fasilitas ini, 136 berada di sektor yang beremisi sangat tinggi seperti semen dan baja, kaca, penyulingan minyak dan gas, daya dan energi (yang meliputi PLTU Batubara), logam, dan petrokimia dan plastik,” kata CREA dalam laporannya.
Kemudian, 86 persen dari fasilitas beremisi tinggi ini beroperasi di luar batas administrasi Jakarta. CREA mencatat, terdapat 62 fasilitas di Jawa Barat, 56 di Banten, 1 di Jawa Tengah, dan 1 di Sumatera Selatan dalam radius 100 km dari Jakarta.***