RedaksiHarian – Korban jiwa akibat kebakaran lahan yang melanda Hawaii , Amerika Serikat kian bertambah. Data terbaru dari Pemerintah Maui Country, korban jiwa kini mencapai 67 orang.

“Seiring dengan upaya pemadaman yang berlanjut, 12 tambahan korban jiwa telah dikonfirmasi pada hari ini di tengah kebakaran aktif di Lahaina,” kata pejabat Maui, dikutip Sabtu 12 Agustus 2023.

Dilansir dari Reuters, angka korban jiwa masih memungkinkan untuk bertambah seiring petugas melakukan evakuasi tempat kejadian.

ADVERTISEMENT

Data sejuah ini mencatat sebanyak 1.000 lebih bangunan hangus terbakar. Akibatnya ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Gubernur Hawai Josh Green berada di Maui untuk melakukan survei kerusakan. Dalam sebuah pidato video di lokasi kejadian di Lahaina, Green mengatakan bahwa lebih dari seribu bangunan kemungkinan telah hancur.

“Ini merupakan hari yang tragis bagi semua orang di Hawai dan bangsa ini. Kami berbelasungkawa kepada keluarga para korban dan orang-orang yang selamat yang menderita dalam bencana alam paling mematikan yang dialami negara bagian ini dari generasi ke generasi,” ujar Josh.

Angin kencang dari Badai Dora menjadi penyebab kebakaran hutan mematikan tersebut dan memorak-porandakan beberapa bagian Lahaina, yang merupakan objek wisata di Pulau Maui.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengungkapkan kondisi para warga Indonesia. Pasalnya, tidak sedikit WNI yang berada di Hawaii .

Ada sekira 600 WNI yang menetap di Hawaii . Rata-rata dari mereka bekerja di sektor pariwisata, ada pula yang menjadi ABK (Anak Buah Kapal).

“Dari informasi yang kami terima, tidak ada WNI yang menjadi korban kebakaran Hawaii ,” kata Judha Nugraha.

Hingga saat ini, pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi yang ada. Pihak KJRI Los Angeles berkoordinasi dengan otoritas setempat dan kelompok masyarakat Indonesia di Hawaii .

“KJRI terus memantau situasi di sana. Dan kami juga memberikan imbauan kepada para WNI,” ujar Judha Nugraha.***