RedaksiHarian – class=”s3″ style=”font-family: UICTFontTextStyleBody;”>Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)mengatakan edukasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan di lokasi wisata menjadi kebutuhan penting untuk menghindari karhutla,seperti terjadi di Gunung Papandayan.

“Edukasi kepada pengunjung di tempat wisata untuk mencegah karhutla itu penting,” kataDirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHKHanif Faisol Nurofid ​​​​​diadi Jakarta, Rabu.

Saat ini,KLHK bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) masih berupaya menangani karhutla yang terjadi di kawasan Gunung Papandayan.

“Itu sedang ditangani temen-temen KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) dengan Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), nanti kita sedang evaluasi namun memang dukungan dari polda setempat juga sangat penting ya seperti di Bromo dan seterusnya jadi mungkin ya upaya bersama harus kita ini kan,” kata dia.