RedaksiHarian – Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto mengunjungi atlet wushu Edgar Xaxier Marvelo yang tengah mengalami cedera di kediamannya, Sabtu.
Edgar merupakan anggota timnas wushu yang akan tampil pada Asian Games 2023 di Hangzhou, China, 23 September-8 Oktober. Namun pada pekan lalu, ia terpaksa meninggalkan pemusatan latihan di China karena cedera pinggang, dan menjalani pengobatan di RS Mitra Kemayoran Jakarta.
“Kesehatan atlet itu jauh lebih penting. Makanya, PB WI meminta Edgar yang mengalami cedera segera pulang ke Indonesia untuk menjalani perawatan di RS Mitra Kemayoran. Dan, saya berkunjung ke rumah Edgar dalam rangka memastikan kondisi kesehatannya,” kata Airlangga seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Atlet 24 tahun itu belum lama ini meraih dua medali perak pada kejuaraan The FISU World University Games 2023 di Chengdu, China.
“Alhamdulillah kondisi Edgar cukup bagus setelah menjalani perawatan dan treatment di RS Mitra Kemayoran. Tahap pemulihannya dari cedera pinggang sudah mencapai 90 persen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Edgar sudah bisa kembali bergabung dengan rekan-rekannya untuk menjalani program latihan TC di China,” tambahnya.
Edgar mengatakan dirinya merasa terhormat karena dikunjungi langsung oleh Airlangga. Semula, ia mengira bahwa Ketua Umum PB WI itu hanya akan menghubunginya via sambungan telpon.
Pemilik tiga medali emas SEA Games itu juga menyatakan bahwa kondisi kesehatannya sudah semakin membaik.
“Kondisi kesehatan saya cukup bagus usai menjalani perawatan cedera pinggang. Tahap pemulihannya pun sudah mencapai 90 persen. Kini saya tinggal menunggu izin dari dokter saja untuk kembali bergabung dengan teman-teman menjalani TC di China. Mohon doa dari masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Cabang olahraga wushu belakangan telah memperlihatkan kemampuannya untuk menjadi salah satu lumbung prestasi bagi Indonesia.
Pada The FISU World University Games 2023 Chengdu, Timnas Wushu Indonesia sukses menyumbangkan empat medali emas dan tiga perak bagi Kontingen Indonesia.
Ini bukan hanya merupakan sumbangan medali emas terbanyak selama partisipasi Indonesia pada ajang multicabang antar mahasiswa se-dunia, tetapi wushu juga menjadi satu-satunya cabang olahraga yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih.