RedaksiHarian – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama mengusulkan agar juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil atau PNS.
“Serupa Olimpiade di dunia olahraga, mesti ada penghargaan jangka panjang untuk mereka (peserta MTQ) yang menyabet gelar juara, termasuk diangkat menjadi PNS,” kataDirektur Jenderal Bimbingan MasyarakatIslam Kementerian AgamaKamaruddin Amin sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Kamis.
Kamaruddinmenyampaikan usul tersebut saat menerimakunjungan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Barat di Jakarta pada Rabu (20/9).
Dia juga mengemukakanbahwa MTQmerupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keberagamaan masyarakat.
“Gelaran ini selalu mendapat perhatian dari publik sebab mereka (peserta MTQ) membaca, menghafal, dan menyiarkan Al Quran ke masyarakat,” katanya.
“Doa dan bacaan yang selalu dilafazkan, diasah, dan dijaga sepanjang waktu oleh mereka akan berdampak positif terhadap Indonesia,” ia menambahkan.
Pada 28 November hingga 3 Desember 2023,MTQTingkat Provinsi Sumatra Barat bakal digelar di Kabupaten Solok Selatan.
Selanjutnya, Kementerian Agama akan menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Nasional Tahun 2023 di Provinsi Jambi dari 27 Oktober sampai 5 November 2023.