redaksiharian.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana membuka ratusan peluang kerja bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA). Rekrutmen ini ditujukan untuk memperkuat kinerja teknis, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa sekitar 380 posisi akan tersedia untuk memenuhi kebutuhan tenaga operasional yang mendesak di lapangan. Menurutnya, unit teknis seperti Bea Cukai membutuhkan sumber daya manusia yang siap terjun langsung menjalankan tugas operasional.

Ia menambahkan bahwa proses pembukaan lowongan tersebut kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat, bahkan ditargetkan bisa dimulai pada bulan berikutnya.

Purbaya juga mendorong agar proses perekrutan kali ini dapat berlangsung lebih cepat. Ia menilai proses seleksi pada periode sebelumnya memakan waktu yang cukup panjang sehingga perlu diperbaiki.

Terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara keseluruhan, Purbaya memastikan bahwa tidak ada hambatan dari sisi anggaran. Namun, ia menegaskan bahwa kewenangan pelaksanaan seleksi CPNS berada di bawah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sebelumnya, Menteri PANRB Rini Widyantini memberi sinyal bahwa seleksi CPNS kemungkinan akan kembali digelar pada 2026. Rekrutmen tersebut ditujukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun.

Rini menyebutkan bahwa sekitar 160 ribu ASN diperkirakan pensiun pada tahun 2025, sehingga posisi tersebut perlu segera diisi. Oleh karena itu, seleksi CPNS 2026 akan lebih difokuskan pada lulusan baru atau fresh graduate.

Sebelum pelaksanaan seleksi, pemerintah akan terlebih dahulu memetakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah juga akan dilakukan guna memastikan kebutuhan di masing-masing wilayah dapat terpenuhi.