RedaksiHarian – Sejumlah berita humaniora Senin (30/10) kemarin masih menarik untuk disimak, mulai dari imbauan waspada cuaca ekstrem di masa pancaroba hingga dugaan pencemaran di industri pengelolaan coklat.
Selain itu ada warta mengenai bantuan kemanusiaan di Gaza, Palestina, serta penjelasan soal pentingnya pekerja migran Indonesia menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).
Berikut berita selengkapnya;
–
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan atau pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan.
–
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp12 miliar untuk membantu korban konflik di Gaza, Palestina, akibat agresi Israel.
–
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menekankan bahwa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) penting bagi pekerja migran Indonesia (PMI) agar terlindungi secara komprehensif.
–
Praktisi kesehatan masyarakat, spesialis jantung dan pembuluh darah dr Rerdin Julario mengemukakan perbedaan antara gangguan irama jantung atau aritmia dan perasaan berdebar-debar karena mengalami suatu hal yang menegangkan.
–
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten akan melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap pabrik coklat milik PT Federal Food Internusa yang diduga telah mencemari perairan pertanian di daerah itu.