RedaksiHarian – Pada Selasa (29/8) gempa bumi terjadi di beberapa daerah, Menteri Agama (Menag) membahas wacana larangan berhaji lebih dari satu kali, dan Wakil Ketua MPR RI menyemangati penderita kanker.

Selain itu ada warta mengenai penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bagi kepala daerah berwawasan lingkungan yang bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan bahwa gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,1 terjadi di bagian wilayah Laut Banda di Maluku Tengahpada Selasa pukul 11.34 WIB. Guncangan gempa itu dirasakan diBanda, Saumlaki,Waipirit, Tual, Masohi, Geser, Dobo, Labuang, dan Sorong.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mendeteksi empat getaran susulan setelah gempa bumi dengan magnitudo 7,1 yang terjadi di bagian Laut Jawa di utara Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Selasapukul 02.55 WIB. Gempa bumi itu dirasakan diKuta,Gianyar, Denpasar, Waingapu, Lombok, Sumbawa, Karangkates, Banjarmasin, Kuta Selatan, Tabanan, dan Trenggalek.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan kajian perihal wacana larangan berhaji lebih dari satu kali. “Memang kewajiban dalam Islam itu kan haji sekali seumur hidup, itu pun jika mampu, namun usulan itu harus dikaji,” katanya.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyemangati orang-orang yang tengah berjuang menghadapi penyakit kanker agar tidak kehilangan harapan dalam acara bertajuk “Kolaborasi Kampanye #SaveIbuku” di Jakarta, Selasa.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penghargaanNirwasita Tantra kepada 42 kepala daerah yang dinilaimenerapkan kebijakan maupun program kerja berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup.