RedaksiHarian – Keluarga Imam Masykur (25) mengungkapkan bawah pelaku penculikan Pemuda Aceh itu berjumlah lima orang. Namun, baru tiga orang yang telah diamankan dan kini ditetapkan sebagai tersangka.

“Mereka berjumlah lima orang pelaku, yang sudah tertangkap tiga, yang lagi dalam pengejaran dua orang,” kata kerabat korban, Mukhsin Buchari pada Minggu 27 Agustus 2023.

Kasus dugaan penculikan dan penganiayaan berat hingga tewas yang menimpa pemuda Aceh itu pun terus didalami. Terbaru, sebanyak tiga orang anggota TNI ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

Imam Masykur diduga mengalami penculikan dan pengancaman sebelum akhirnya dianiaya hingga hilang nyawa. Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengonfirmasi penetapan tersangka tiga anggota TNI .

“Tersangkanya yang sudah diamankan tiga orang,” ucapnya pada Senin, 28 Agustus 2023.

Kendati semua tersangka yang diamankan merupakan anggota TNI , Irsyad menerangkan bahwa hanya yang tergabung dalam Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) hanya Praka RM, sebagaimana kabar viral di media sosial.

“ TNI semua ketiganya. Satu yang dari Paspampres yang lain bukan,” kata Irsyad.

“(Dua tersangka lain) Dari kesatuan Direktorat Topografi sama satuan Kodam Iskandar Muda,” ujarnya lagi.

Mukhsin Buchari pun mengungkapkan kronologi penculikan pemuda asal Aceh itu oleh oknum prajurit TNI . Pria yang bekerja sebagai penjaga toko kosmetik di daerah Rempoa, Tangerang Selatan, Banten, itu ternyata sempat akan dibantu warga pada saat penculikan.

“Ketika kejadian, hari-H, diminta tebusan Rp50 juta, yaitu dijemput di tempat usahanya si Masykur,” ujarnya.

“Mereka berdua dengan rekannya. Namun rekannya berhasil melarikan diri, dan Masykur dimasukkan ke dalam mobil,” ucap Mukhsin Buchari menambahkan.

Dia mengungkapkan bahwa warga yang berada di lokasi penculikan sempat berniat untuk membantu. Namun, hal itu urung dilakukan tanpa disebutkan alasannya.

“Sebelumnya warga di situ sempat ingin membantu, namun karena ada suatu hal jadi tidak bisa,” kata Mukhsin Buchari.

Hal mengejutkan lainnya juga diungkap oleh kerabat Imam Masykur itu. Dia menuturkan bahwa aksi penculikan pemuda Aceh tersebut bukan kali pertama terjadi.

Imam Masykur dan beberapa rekannya sempat menjadi korban penculikan dua minggu sebelum kejadian. Bahkan pada saat itu, para pelaku juga meminta tebusan.

“Sebelum kejadian hari ini, Masykur dan rekannya berdua mereka telah diculik juga dan diminta tebusan sekitar Rp13 juta, dan sudah ditebus dengan rekannya Leman waktu itu,” tutur Mukhsin Buchari.

“Ini adalah kejadian kedua, berarti dua minggu sebelum kejadian ini itu sudah diminta tebusan,” katanya menambahkan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @kameraperistiwa, Senin 28 Agustus 2023.***