RedaksiHarian – Sedikitnya 16 orang tewas di sebuah permukiman di Afrika Selatan tewas karena keracunan usai menghirup gas yang bocor, kata kepala pemerintah provinsi Gauteng, Panyaza Lesufi.

Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan jenis gas pada insiden yang terjadi pada Rabu itu, kata Lesufi saat mendatangi lokasi kejadian di dekat ​​​​​​​Boksburg, sebelah timur ibu kotaJohannesburg.

“Jumlah (korban tewas) yang terverifikasi16. Tim telah meyakinkan saya bahwa mereka sudah menghitung ulang,” kata Lesufi. Sebelumnya, media menyebutkan ada 24 orang yang tewas.

Lesufi dan media tidak menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi. Menurut media, gas tersebut kemungkinan berkaitan dengan tambang ilegal.

Petugas forensik berpakaian pelindung (hazmat) tampak menyisir lokasi kejadian dengan bantuan polisi. Wartawan Reuters melihat mayat seorang bocah yang ditutupi sehelai kain.

Jenazah para korban tersebar di lokasi kejadian, termasuk seorang anak berusia satu tahun,kata Lesufi.

“Sama sekali bukan suasanayang bagus, bukan pemandangan bagus. Memilukan, menguras emosi dan tragis,” ucapnya.

Pada Desember lalu, sebuah ledakan tanker gas di Kota Boksburg ​​​​​​​menelan puluhan korban jiwa, melukai banyak orang lainnya, serta menghancurkan rumah dan kendaraan.

Sumber: Reuters