
RedaksiHarian – Kedutaan Besar RI di Astanapada akhir pekan lalu menggelar Indonesia SummerFestival dalam rangka mempromosikan beragambudaya dan potensi Indonesia kepada masyarakat Kazakhstan.
Menurut keterangan KBRI Astana yang diterima pada Senin, festival yang baru pertama kali diadakan pihaknya tersebut diselenggarakandalam rangka merayakan 30 tahun hubungan diplomatikIndonesia-Kazakhstan serta 25 tahun usia Astana sebagai ibu kota Kazakhstan.
Duta Besar RI untuk Kazakhstan Fadjroel Rachman, seperti dikutip dalam keterangan tersebut, mengatakanIndonesia Summer Festival merupakan salah satu bentuk dialog kebudayaan antara Indonesia dan Kazakhstan.
Kegiatan itu sekaligus untuk memperkuat diplomasi pendidikan, seni budaya, sertaolahraga, khususnya pencak silat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Universitas Negeri Yogyakarta danKazakhstan National Academy of Choreography, katanya.
Fadjroel menambahkan kegiatan tersebut juga merupakan bentuk diplomasi ekonomi dengan menghadirkan hampir 100 jenis produkIndonesia, seperti makanan, makanan ringan tradisional, minuman, perhiasan, kopi, teh, dan batik.
Rangkaian festival dan pameran itu berlangsung pada 14–16 Juli di Pusat Budaya Indonesia di Astana.
Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pertemuan bisnis, pameran produk dan masakan Indonesia, pertunjukan musik dan tari, serta promosi kampus.
Salah satu warga Indonesia yang mengambil bagian dalam festival tersebut adalahAinun,pelaku UKM Sekatup Sari Indonesia Bontang yang merupakan binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kalimantan Timur.
Ainun menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan itu.
“Acaranya sangat bagus, bisa bertemu langsung dengan buyer, termasuk bertemu para importir besar. Mereka sangat tertarik dan sudah memberikan penawaran,” katanya.
Sementaraitu, Bektas Medgatov–pengusaha Kazakhstan yang menjadi distributor salah satu produk makanan Indonesia– menganggap acara tersebut sangat strategis untuk kemajuan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Kazakhstan.
“Semua produk yang dipamerkan potensial untuk pasar Kazakhstan,” katanya.