
RedaksiHarian – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tak memberikan arahan apapun terkait pemilihan presiden ( Pilpres ) 2024. Jokowi juga disebutkan tak memiliki kecenderungan kepada bakal capres tertentu.
Hal tersebut otomatis membatalkan kontroversi pernyataan cawe-cawe Jokowi di awal tahun 2023. Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) yang menegaskan nihilnya arahan khusus dari presiden terkait tahun pemilu 2024.
Keterangan itu disampaikanya untuk menjawab pertanyaan seputar pertemuannya bersama Presiden Jokowi di Medan, Minggu, 21 Agustus 2023. Menurut dia, Jokowi tidak memberikan dukungan kepada salah satu capres atau menganaktirikan calon lainnya.
ADVERTISEMENT
“Terus terang saja tidak ada pengarahan dari Pak Jokowi kepada saya,” katanya di Jakarta, Senin, 28 Agustus 2023.
“Saya tidak mendengar kalau Pak Jokowi memfokuskan kepada seseorang (salah satu bakal capres),” ujarnya lagi.
Soal keakraban Presiden Jokowi dengan sejumlah bakal capres yang tertangkap kamera, baginya itu tak lantas mengindikasikan adanya dukungan. Presiden Jokowi , kata dia, saat ini sedang fokus menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi ) bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) bertemu di Medan, Sumatra Utara, Minggu, 20 Agustus 2023. Apakah pertemuan menandakan arah dukungan Presiden makin kencang menuju kubu Ganjar Pranowo?
Menurut Ketua Umum Hanura, OSO, keduanya menyempatkan bertemu lantaran kebetulan menginap di hotel yang sama di waktu yang sama pula. OSO mengatakan pertemuan hanya sekadar silaturahmi.
“Kami bicara banyak hal, kurang lebih 1 jam. Saya ke Medan untuk senam sehat bersama ribuan kader Partai Hanura, kebetulan, beliau juga di Medan, ada kegiatan lain,” kata OSO, dalam keterangan resmi dari Partai Hanura di Jakarta, dikutip Senin, 21 Agustus 2023.
OSO melanjutkan, dia dan Jokowi tak membahas terkait politik. Alih-alih, keduanya mengobrol santai dengan pembicaraan ringan, seperti rekomendasi kuliner khas Medan yang masyhur soal rasa.
“Seperti biasa, kalau saya bertemu Pak Jokowi , kadang guyon, sesekali serius. Tadi, kami juga membahas tentang makanan-makanan yang khas dan enak di Medan,” kata Oesman Sapta.
Saat ditanya lebih lanjut soal arah dukungan Presiden pada Ganjar Pranowo, OSO membelokkan pertanyaan wartawan kepada presiden. “Silahkan tanya langsung ke Bapak Presiden,” kata dia.
Secara umum, OSO menilai tak elok jika Jokowi selalu dikaitkan kepada narasi ‘pilih kasih’ atau kecenderungan yang tak etis jelang Pilpres 2024. Meski begitu, dia menilai wajar jika banyak bakal capres mengklaim menerima dukungan dari Jokowi . ***