RedaksiHarian – Basis data backlog hunian yang bisa diakses oleh masyarakat penting untuk tolok ukur dan bahan analisis guna menghadapi berbagai Hambatan. Lantaran demikian, kepengurusan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia ( REI ) 2023-2027 siap memprakarsai digitalisasi basis data backlog hunian.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (DPP REI ) periode 2023-2027 Joko Suranto , berbagai pihak bisa lebih mudah memahami saat penyampaiannya beserta data. “Kami akan menyiapkan database (basis data) digital. Nanti, masyarakat bisa mengakses. Database merupakan hal penting untuk tolok ukur dan bahan analisis dalam membahas berbagai kendala di lapangan,” ucap Joko pada Minggu, 13 Agustus 2023.

Joko merupakan Founder & Chief Executive Officer (CEO) Buana Kassiti Group, terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Realestat Indonesia periode 2023-2027 melalui Musyawarah Nasional (Munas) XVII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia. Munas tersebut dilaksanakan di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta pada Kamis, 10 Agustus 2023. Pengusaha properti dan konstruksi asal Sulawesi Selatan Raymond Ardan Arfandy terpilih sebagai Sekretaris Jenderal DPP REI , mendampingi Joko dapal kepengurusan 2023-2027.

ADVERTISEMENT

Perihal data backlog hunian berdasarkan yang tercatat saat ini, berada pada angka 12,1 juta untuk cakupan nasional. Menekan angka backlog hunian tetap menjadi perhatiananya.

Dalam rangka menekan angka backlog hunian, pihaknya siap mengusulkan pemangkasan regulasi-regulasi. Bersamaan dengan hal itu, pihaknya mendorong pembaruan data backlog hunian.

“Hal itu guna mewujudukan harapan Presiden Joko Widodo agar pengembang membangun sesuai data backlog yang betul-betul akurat,” ucap Joko.

Kepengurusan DPP REI 2023-2027 bakal melakukan langkah strategis lain guna menghadapi persoalan-persoalan yang menghambat industri properti dan bisnis pengembang anggota. Joko Suranto beserta jajaran kepengurusan DPD REI 2023-2027 bakal mengusulkan penyusunan undang-undang khusus properti sebagai landasan hukum bagi industri properti nasional berkembang lebih cepat.

Joko juga berjanji memperjuangkan terbentuknya kembali kementerian bidang perumahan dan pengembangan kawasan perkotaan yang spesifik.

“Akan tetapi, hal yang paling penting, kami terus mendorong sinergi dan kebersamaan antaranggota REI . Itu termasuk merealisasikan kerja sama di antara pengembang besar nasional dengan yang di daerah. Kami berkomitmen meningkatkan akses anggota REI ke lembaga keuangan dan alternatif pembiayaan agar tidak terlalu bergantung kepada satu lembaga keuangan atau bank saja,” ucap Joko yang lahir di Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, 20 Januari 1969.

Pihaknya mengaku, juga segera membentuk Badan Kajian Strategis (BKS) REI . Badan itu menjalankan tugas sebagai wadah pemikir atau think tank organisasi dalam meneliti, mengkaji dan merumuskan berbagai solusi atas persoalan, kemudian menyampaikan kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya.

Pihaknya bakal segera mengumumkan kepengurusan lengkap DPP REI 2023-2027. Selain laik dari sisi kompetensi dan kredibilitas, pihaknya menunjuk pengurus yang memiliki komitmen kuat untuk bekerja keras membesarkan REI .

“Figur-figur REI yang memenuhi aspek kredibilitas, kompetensi dan abilitas (ability) akan masuk kepengurusan. Bukan hanya syarat tersebut, kepengurusan DPP REI periode 2023-2027 terdiri atas perpaduan dari semua kelompok berdasarkan wilayah regional maupun skala usaha -besar, menengah, kecil-. Tujuannya, merangkul dan menjangkau semua kepentingan anggota REI ,” ucap Joko.

Tokoh Inspiratif Jawa Tengah bidang Ekonomi dan Bisnis tahun 2022 itu berkomitmen kuat untuk meningkatkan soliditas REI . Dia ingin, REI makin guyub berwibawa, kemudian dapat tumbuh bersama-sama.

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI periode 2019-2023 Paulus Totok Lusida menyampaikan, selamat bekerja kepada pengurus yang baru terpilih. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua panitia Munas XVII REI .

“Sungguh menjadi kehormatan bagi saya menjadi bagian dari REI . Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak. Hal itu merupakan perjalanan yang luar biasa bagi kita (pengurus), mengingat kondisi industri properti kurang bagus sepanjang pandemi,” ucap Totok.***