RedaksiHarianPeneliti utama Indikator Politik Indonesia (IPI)Burhanuddin Muhtadimenilai kinerkaErick Thohir sebagai ketua umum PSSI menguatkan nama menteriBUMN tersebut sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.

“Kamimelihat sejumlah prestasi di era kepemimpinan Erick Thohir yang memunculkan namanya sebagai (bakal) calon wakil presiden,”kata Burhanuddindalam rilis temuan Lembaga Survei Indonesia secara daring di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, sejumlah prestasi Erickdi PSSI ituantara lain perolehan medali emas oleh TimnasIndonesia di SEA Games 2023, perbaikan kompetisi Liga Indonesia, usaha menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 meski gagal.

Selanjutnya, prestasi PSSI seperti membuat Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 dinilai sebagai hasil kerjaErick Thohir.LSIpun mencatat mayoritas 85,9 persen responden setuju atau sangat setuju jikaErick Thohir berperan besar dibalik keberhasilan Indonesia ditetapkan sebagaituan rumah Piala Dunia U-17 Tahun 2023.

Erick Thohir juga membentuk Satgas AntimafiaSepak Bola yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepakbola.

“Kondisi ini membuat nama Erick muncul ke permukaan sebagai (bakal) calon wakil presiden,” tambah Burhanuddin.

Sementara itu, lanjutnya, penolakanGanjar Pranowo terhadap wacana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, karena Israel menjadi peserta, berpengaruh terhadap elektabilitasmantan gubernur Jawa Tengah itu.

“Hal ini membuat elektabilitas Ganjar turun karena penikmat sepak bola masih kecewa dan sakit hati,” katanya.

LSImerilis hasil survei yang menunjukkan 80 persen respondenmerasa puas dengan kinerja Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI. Sebanyak 48 persen responden menyatakan tahu dengan Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI. Dari jumlah itu, 28,2 persen di antaranya menyatakan puas dan 52,4 persen menyatakan cukup puas dengan kinerja Erick.

Sementara itu, responden masyarakat umum yang menyatakan kurang puas terhadap kinerjaErickdi PSSI sebanyak 5,8 persen, responden menyatakan tidak puas sama sekali 1 persen, dan tidak tahu atau tidak menjawab 12,5 persen.

Direktur LSI Djayadi Hanan mengatakansurvei tersebut dilakukan melalui telepon terhadap responden pada tanggal 18-20 September 2023. Responden tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

Pengambilan sampel surveidilakukan dengan menggunakan metode panggilan angka acak ataurandomdigit dialling(RDD). Wawancara dilakukan melalui telepon pewawancara yang dilatih terhadap 1.206 responden yang dihubungi melalui teknik RDD dengan pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei tersebut diperkirakan kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.