RedaksiHarian – Klaim wine halal yang digaungkan oleh rumah produksi anggur bermerek Nabidz telah menggegerkan publik. Komunitas Halal Corner mengeluarkan hasil uji lab kadar alkohol mandiri yang dilakukan untuk produk itu.

Halal Corner adalah komunitas yang berulang kali membagikan informasi mengenai kesalahan klaim Nabidz tentang status halal untuk produk fermentasi beralkohol.

Dalam pandangan Halal Corner, Nabidz yang melakukan sertifikasi halal melalui self declare juga adalah tindakan yang ceroboh, sehingga berujung pemblokiran peredaran produk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

ADVERTISEMENT

Akhirnya, mereka melakukan beberapa tindakan untuk menindak tegas keberadaan produk tersebut.

Halal Corner dengan bekal sejumlah laporan aduan dari masyarakat tentang produk Nabidz , juga sudah meneruskan dalam bentuk laporan resmi pada BPJPH lewat surat elektronik pada 27 Juli 2023 lalu.

Berlanjut lagi, pihaknya juga melakukan uji lab mandiri untuk mengetahui keaslian kadar alkohol dalam produk Nabidz , yang tentu lewat laboratorium terakreditasi sepanjang 8-10 Agustus 2023.

Setelah itu, hasil uji lab terhadap kadar alkohol produk Nabidz menunjukkan minuman mengandung 8,84 persen etanol. Sontak, hasil itu diteruskan pada BPJPH.

Peraturan Menteri Kesehatan RI No.86/Menkes/Per/IV/77 menerangkan bahwa minuman keras terbagi menjadi tiga golongan, yakni kadar etanol 1 sampai 5 persen termasuk minuman keras golongan A, minuman yang memiliki kadar etanol lebih dari 5 persen sampai 30 persen tergolong minuman keras golongan B.

Sedangkan, minuman keras yang masuk golongan C merupakan etanol lebih dari 20 persen sampai 55 persen.

Sementara itu, hasil uji lab mandiri yang dilakukan Halal Corner terhadap produk Nabidz langsung mendapat berbagai komentar netizen yang sepakat tentang kesalahan klaim atas status wine halal itu.

Dosa bangeeet loh klaim halal non alkohol , buat kesehatan lagi katanya. Yang disasar orang-orang muslim lagi. Jahat banget,” ujar pengguna Instagram @sisca***.

Astaghfirullah, ini mendekati 9 persen masih ngotot halal? Ko masih ngelak? Agak lain ini,” ujar pengguna Instagram @dpuri***.

Adanya data begini, si owner udah enggak bisa mengelak lagi yaa, kalau masih saja bersikeras berarti emang udah keras hatinya,” ujar pengguna Instagram @sitii***.

Akhirnya fakta berbicara.. mau ngeles apa lagi ya ownernya. Teman-teman, selalu berhati-hati dan jangan cm ikut-ikut yang viral. Ingat semua ada hisabnya kelak,” ujar pengguna Instagram @ekanov***.***