redaksiharian.com, Palembang – Model SUV Toyota Fortuner bermesin bensin 4.000 cc ternyata diproduksi di Indonesia, namun tidak dipasarkan untuk konsumen dalam negeri. Kendaraan ini diproduksi oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Sebagian besar unit Fortuner bermesin besar tersebut dikirim ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. Selain itu, distribusi juga menjangkau beberapa negara di Amerika Selatan serta Asia Tengah.
Berdasarkan data ekspor dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, setidaknya terdapat 12 negara tujuan pengiriman untuk model ini, yaitu Arab Saudi, Bahrain, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab, Yaman, serta dua negara lainnya yaitu Ekuador dan Turkmenistan.
Pada periode Januari hingga Februari 2026, jumlah ekspor Fortuner 4.000 cc ke negara-negara tersebut tercatat mencapai 1.451 unit.
Mengacu pada informasi dari distributor Toyota di Arab Saudi, kendaraan ini dibekali mesin V6 berkapasitas 4.0 liter yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 235 hp pada 5.200 rpm serta torsi 376 Nm pada 3.800 rpm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 6 percepatan dan sistem penggerak empat roda (4WD) yang dilengkapi transfer case Hi/Low.
Dari sisi kapasitas, SUV ini dapat menampung hingga tujuh penumpang termasuk pengemudi. Tangki bahan bakarnya berkapasitas 80 liter, dengan konsumsi bahan bakar sekitar 9,6 km per liter berdasarkan klaim pabrikan. Untuk performa optimal, kendaraan ini disarankan menggunakan bahan bakar dengan RON 95.
Dalam hal fitur, Fortuner 4.000 cc sudah dibekali berbagai teknologi modern, seperti blind spot monitor, cruise control, sensor parkir depan dan belakang, hill-start assist, traction control, vehicle stability control, panoramic view monitor dengan empat kamera, pintu bagasi elektrik, serta sistem pemantau tekanan ban.