
RedaksiHarian – Mantan Presiden AS Donald Trump dijebloskan ke penjara Fulton Country atas banyak kasus yang menimpanya, salah satunya upaya membalikan hasil pemilu Georgia tahun 2020 lalu. Namun, Donald Trump rupanya hanya menghabiskan waktu selama 20 menit di dalam penjara.
Pasalnya, Donald Trump langsung dibebaskan dari penjara setelah membayar jaminan sebesar 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,04 miliar.
Selama di penjaram Donald Trump diambil sidik jari dan fotonya. Ia menjadi presiden pertama dalam sejarah AS yang dijebloskan ke dalam jeruji besi.
Setelah bebas, Trump kepada wartawan kembali menegaskan bahwa ia tidak salah. “Saya tidak melakukan kesalahan apapun. Dan semua orang mengetahuinya,” kata Trump, dilansir dari Reuters.
Trump (77) merupakan mantan presiden AS pertama yang dibanjiri tuntutan pidana setelah lengser. Namun, alih-alih merugikan pencalonannya tahun depan, empat kasus hukum ini justru menguatkan posisinya sebagai kandidat capres dari Partai Republik. Bahkan, Trump mendapat nilai tertinggi dalam jajak pendapat pemilihan Partai Republik untuk menantang Presiden Demokrat Joe Biden pada pemilu November 2024 nanti.
Trump bersama 18 orang lainnya didakwa atas tuduhan pemerasan untuk membatalkan hasil pemilu 2020 lalu. Tak hanya itu, ia juga dituduh melakukan konspirasi, dan meminta pejabat publik melanggar sumpah jabatannya.
Tim kampanye Trump menyebutkan bahwa tuntutan tersebut tidak mendasar. Trump setuju untuk mengirimkan uang jaminan sebesar $200.000 (sekitar Rp2 miliar) dan menerima persyaratan larangan bermain sosial media untuk mengancam saksi atau rekan terdakwa dalam kasus Georgia.
Pada hari Rabu, pesaing utama Trump dalam perebutan kandidat presiden dari Partai Republik bertemu di Milwaukee untuk debat pertama mereka. Trump melewatkan acara itu dan malah mengikuti rekaman wawancara dengan komentator konservatif Tucker Carlson yang bertujuan menyedot atensi pemirsa.
“Saya sudah didakwa empat kali – semuanya omong kosong belaka,” kata Trump kepada Carlson.***