RedaksiHarian – Menjelang pendaftaran pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu 2024, ketiga kandidat bacapres masih belum mengumumkan kandidat bacawapres mereka. Ketiganya hanya menyatakan akan mengumumkan bacawapres di waktu yang tepat.

Belum diumumkannya kandidat bacawapres yang mendampingi ketiga bacapres, membuat publik makin bertanya-tanya. Bahkan beredar beragam spekulasi soal pasangan capres dan cawapres yang akan maju di Pemilu 2024.

Sejumlah masyarakat pun berandai-andai jika dua kandidat capres justru bersatu di Pemilu 2024 mendatang. Nama Ganjar Pranodo yang diusung PDI Perjuangan sempat disandingkan dengan Prabowo Subianto .

ADVERTISEMENT

Masyarakat bertanya-tanya bagaimana jika Ganjar akan mendampingi Prabowo sebagai bacawapres. Begitu juga sebaliknya, bagaimana jika Ganjar menjadi capres sedangkan Prabowo sebagai cawapresnya.

Hal itu langsung ditanggapi oleh Ganjar Pranowo saat hadir dalam podcast bersama Kaesang Pangarep. Saat ditanya kemungkinan dirinya didampingi oleh Prabowo, Ganjar merasa hal itu bisa saja terjadi.

“Sebenarnya oke juga ya,” kata Ganjar Pranowo , dikutip dari YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat pada Jumat, 25 Agustus 2023.

Saat ditanya kemungkinan Ganjar menjadi bacawapres Prabowo, Gubernur Jawa Tengah tersebut mengaku berbagai teori bisa saja terjadi. Kendati demikian, dirinya sudah mendapat mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi bacapres.

“Kita pikirin dulu kan ya tadi. Buat saya sih segala teori mungkin, tapi Bu Mega sudah menyampaikan bahwa presidennya dari PDI Perjuangan Pak Ganjar,” ujar Ganjar.

“Yang kedua, PPP sudah datang, Hanura sudah datang, Perindo sudah datang. Tapi saya sangat menghormati, karena Pak Prabowo itu juga banyak kelebihan, kita hormat sama yang lebih senior, dan saya sama beliau baik-baik saja,” katanya menambahkan.

Tak hanya duet Ganjar-Prabowo saja yang ramai jadi perbincangan, beberapa waktu ini muncul wacana duet Anies-Ganjar untuk Pemilu 2024 mendatang. Wacana duet Anies-Ganjar ini pertama kali dilontarkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah.

Said mengungkapkan jika wacana tersebut tak dibahas oleh internal PDI Pejuangan. Pasalnya dirinya hanya berandai-andai saja, dan tak memperhitungkannya secara serius.

“Pasti tidak dibahas lah, orang namanya berandai-andai, masa akan dibahas. Saya berandai-andai, kalau berandai-andai itu tidak ada hitungannya,” ujar Said Abdullah pada Kamis, 24 Agustus 2023 dikutip dari Antara.

Said juga menegaskan jika kandidat cawapres sudah berada di kantong Megawati, Ganjar, dan kader lainnya. Terdapat tujuh tokoh yang dipertimbangkan untuk mendampingi Ganjar.

Adapun kandidat bacawapres pendamping Ganjar antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menkopolhukam Mahfud MD, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa, dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.***