/photo/2022/10/20/3865914255.jpg)
RedaksiHarian – Insiden pembunuhan terjadi di Jalan Krakatau simpang Jalan Perwira, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatra Utara. Pelaku berinisial MR (38), menikam sepupunya hingga tewas bernama Firman Efendi (32).
Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu siang, 23 Agustus 2023, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban bernama Firman Efendi (32), merupakan warga Jalan Padi, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Sedangkan, pelaku merupakan warga Jalan Karya Darma, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Baca Juga: Polres Bogor Angkat Anak 2 Bayi yang Tertukar, Ikut Tanggung Pengasuhan hingga Buatkan Rumah
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data yang dihimpun, korban dan pelaku jalan bersama dengan menggunakan sepeda motor di TKP. Firman berhenti di sebuah konter handphone untuk membeli pulsa dan pelaku membeli rujak.
Melihat pisau milik penjual rujak, terbayang dugaan perselingkuhan korban. MR mengambil pisau penjual rujak tersebut, dan menikam ke tubuh korban.
Korban sempat melawan hingga terjadi perkelahian. Namun pisau yang dihujamkan pelaku membuat korban tak berdaya hingga meninggal dunia.
Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Preview, Head to Head, dan Line-Up
Polsek Medan Timur, menerima laporan pembunuhan tersebut dan langsung turun ke lokasi kejadian.
MR mencoba melarikan diri tapi berhasil diamankan petugas kepolisian. Sedangkan korban sempat dievakuasi ke klinik terdekat.
Namun nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia, karena mengalami pendarahan cukup banyak.
Baca Juga: Wanita Pemotor Scoopy Tewas Usai Bersenggolan dengan Truk di Jalan Gatsu Jakarta Selatan
Peristiwa itu, dibenarkan oleh Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan, Jumat 25 Agustus 2023.
Ia mengatakan pelaku sudah diamankan dan dijebloskan dalam penjara.
“Tersangka mengaku benar bahwa melakukan tindakan pembunuhan . Korban merupakan sepupu dari tersangka,” ucap Rona.
Untuk motif pembunuhan tersebut, Rona mengungkapkan bahwa pelaku curiga istrinya dekat dengan korban.
“Motif, karena pelaku cemburu korban dekat dengan istrinya,” jelas Kapolsek Medan Timur.***