RedaksiHarian – Bos pasukan bayaran Rusia Wagner Group , Yevgeny Prigozhin disebut berada di dalam jet pribadi yang jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2023 malam di utara Moskow. Berdasarkan laporan, tak ada orang yang selamat dalam kecelakaan jet pribadi tersebut.

Di lokasi jet pribadi yang ditumpangi bos Wagner Group jatuh, terlihat sebagian ekor pesawat dan pecahan badan pesawat berserakan di dekat hutan. Sejumlah pelayat yang datang meninggalkan bunga dan menyalakan lilin di dekat kantor Wagner di St Petersburg pada Kamis, 24 Agustus 2023 pagi.

Saat ini pihak forensik masih mengidentifikasi penyebab jatuhnya jet pribadi yang ditumpangi bos Wagner Group tersebut. Pendukung Yevgeny Prigozhin , menyalahkan Rusia atas nasib pimpinan mereka yang dinyatakan tewas.

ADVERTISEMENT

Banyak spekulasi beredar setelah bos Wagner Group dinyatakan meninggal. Tak sedikit yang menilai Presiden Rusia, Vladimir Putin menjadi dalang di balik kematian Yevgeny Prigozhin .

Mantan perwira senior operasi CIA yang kini menjabat sebagai kepala stasiun CIA di Moskow, Daniel Hoffman meyakini bahwa insiden yang terjadi pada Rabu malam ada campur tangan dari Putin . Hoffman menilai Putin membalas apa yang telah dilakukan Yevgeny Prigozhin pada Juni 2023 lalu yang sempat melakukan pemberontakan.

“Anda ( Putin , red) ingin orang-orang Anda tahu bahwa Anda brutal dan kejam dan siapa pun yang mengkhianati Putin akan menanggung akibatnya,” ujar Daniel Hoffman, dikutip dari Reuters pada Kamis, 24 Agustus 2023.

“ Putin sedang membakar luka-lukanya,” kata Daniel menambahkan.

Presiden AS Joe Biden justru tak terlalu kaget jika Yevgeny Prigozhin dinyatakan tewas dalam sebuah kecelakaan jet pribadi di Rusia. Biden merasa Putin selalu mengikuti banyak hal yang terjadi di negaranya.

“Saya tidak terkejut. Tidak banyak hal yang terjadi di Rusia yang tidak diikuti oleh Putin , namun saya tidak cukup tahu untuk mengetahui jawabannya,” ujar Joe Biden.

Sebelum insiden kecelaan terjadi, Biden sempat berseloroh bahwa Yevgeny Prigozhin harus berhati-hati setelah melakukan pemberontakan. Pasalnya, tindakan Prigozhin memicu perang saudara di Rusia.

“Jika saya jadi dia, saya akan berhati-hati dengan apa yang saya makan. Saya akan memperhatikan menu saya,” kata Biden pada Juli 2023 lalu.

“Tapi semua itu hanya bercanda, Saya rasa tidak ada di antara kita yang tahu pasti bagaimana masa depan Prigozhin di Rusia,” ujarnya menambahkan.

Hal yang sama juga pernah diucapkan oleh Direktur CIA William Burns. Dia menilai Putin adalah sosok yang tak segan untuk membalas dendam pada pihak yang melawannya.

“Saya pikir Putin adalah seseorang yang umumnya berpikir bahwa balas dendam adalah hidangan yang paling enak disajikan dingin. Jika saya adalah Prigozhin, saya tidak akan memecat pencicip makanan saya,” kata William Burns.***