RedaksiHarian – CEO Persebaya Surabaya Azrul Ananda menyatakan sejumlah sponsor klub di Indonesia hingga saat ini belum ada yang berani menjalin kerja sama jangka panjang karena masih trauma.

“Dari pihak sponsor banyak yang trauma dengan kejadian-kejadian yang ada di Indonesia, kalau mau dihitung bagaimana menghitungnya. Saya bisa membayangkan betapa sulitnya sponsor melakukan penghitungan untuk mendanai dalam jangka panjang karena belum baiknya kompetisi, terkait jadwal kompetisi ataupun penundaan pertandingan,” ujar Azrul saat konferensi pers penandatanganan kerja sama bersama PT Deltomed Laboratories (Antagin) di Surabaya, Jumat.

Oleh karena itu, lanjut dia,Persebayabersyukur dengan adanyadukungan dari sponsor yang telah terjalin sejak 2017 saat klub tersebut menjadi juara pada Liga 2 Indonesia.

“Semoga kerja sama kali ini juga dapat membawaPersebayamenjadi juara pada musim 2023,” ucapnya.

Ia pun berharap kerja sama tersebut menjadi lecutan semangat bagi seluruh manajemen, pelatih hingga pemain untuk meraih hasil terbaik dalam setiap pertandingan dan juga menjadi kabar baik bagi paraBonekdanBonitayang senantiasa mendukungPersebaya.

Selain itu, ia berharap kompetisi liga di Indonesia akan berjalan semakin baik seiring dengan upaya-upaya perubahan yang dilakukan.

“Semoga semua permasalahan yang terjadi di musim lalu sudah dapat teratasi,” tuturnya.

Sementara itu, GM Sales & Marketing PT Deltomed Laboratories Susilo Gunadi mengatakan sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan klub sepak bola, pihaknya selalu mencari kesamaan antara klub dengan brand perusahaannya.

“Banyak kesamaan antara Antangin dan Persebaya, salah satunya adalah hangat dan peduli, bagaimana mereka peduli dengan pemain, bahkan para suporter juga tidak lepas dari kepedulian dan kehangatan yang dimiliki keluarga besar Persebaya,” ucapnya.

Kehangatan dan kepedulian tersebut, lanjutnya, terbukti dari banyaknya kegiatan sosial yang dilakukan Persebaya kepada para pendukungnya, bahkan kepada seluruh masyarakat yang mungkin bukan pendukungnya.

“Karena itu, kamitidak ragu untuk menjalin kerja sama saling memberikan dukungan untuk meraih prestasi. Apalagi Persebaya juga didukung oleh barisan suporter militan dan yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, penjaga gawang Persebaya Ernando Ari juga bersyukur sejak pertama diorbitkan ke Persebaya senior sudah bekerja sama dengan produk yang mendukungnya saat merasa kurang enak badan.

“Contohnya baru-baru ini sebelum melawan PSIS. Semoga dengan kerja sama yang sudah terjalin lama ini dapat membawa Persebaya meraih juara musim ini,” kata pemain asal Semarang tersebut.

Selain itu, dirinya juga mempunyai target pribadi yakni meraih gelar juara liga Indonesia pertamanya bersama Persebaya.

“Semoga hal ini dapat terwujud di musim ini, kami minta doanya,” ucapnya.